"Wahai orang Yaman, masuklah ke Surga Allah" dan orang-orang bertanya: "Mengapa orang Yaman masuk Surga?" kemudian dijawab: karena mereka sering membaca Surat Al-Fatihah.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi Biografi Imam Wajihuddin Abdur Rahman Ad-Diba’i
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Wafat
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Guru-guru
3. Perjalanan Hidup dan Dakwah
4. Karya Beliau
5. Referensi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
Imam Wajihuddin 'Abdur Rahman bin Muhammad lahir pada tanggal 4 Muharram tahun 866 H. Di kota Zabid (kota di utara Yaman) pada Kamis sore 4 Muharram 866 H.). Kota ini sudah dikenal sejak masa hidup beliau Nabi Muhammad SAW., tepatnya pada tahun ke 8 Hijriyah.
Dimana saat itu datanglah rombongan suku Asy`ariah (diantaranya adalah Abu Musa Al-Asy`ari) yang berasal dari Zabid ke Madinah Al-Munawwaroh untuk memeluk agama Islam dan mempelajari ajaran-ajaran Islam.
Karena begitu senangnya atas kedatangan mereka Nabi Muhammad SAW. berdoa memohon semoga Allah SWT. memberkahi kota Zabid dan Nabi mengulangi doa beliau sampai tiga kali (HR. Al-Baihaqi).
Dan berkat barokah doa Nabi, hingga saat ini, nuansa tradisi keilmuan di Zabid masih bisa dirasakan. Hal ini karena generasi ulama di kota ini sangat gigih menjaga tradisi khazanah keilmuan islam.
1.2 Wafat
Beliau wafat pada hari Jumat, 12 Rajab tahun 944 H. Di kota Zabid pada pagi hari beliau adalah seorang ulama hadits yang terkenal.
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
Imam Wajihuddin 'Abdur Rahman bin Muhammad diasuh oleh kakek dari ibu yang bernama Syekh Syarafuddin bin Muhammad Mubariz yang juga seorang ulama besar yang tersohor di kota Zabid saat itu, hal itu dikarenakan sewaktu beliau lahir, ayah beliau sedang bepergian, setelah beberapa tahun kemudian baru terdengar kabar, bahwa ayah beliau meninggal di daratan India.
Dengan bimbingan sang kakek dan para ulama kota Zabid ad-Diba’i tumbuh dewasa serta dibekali berbagai disiplin ilmu pengetahuan. Diantara ilmu yang dipelajari beliau adalah: ilmu Qiroat dengan mengaji Nadzom (bait) Syatibiyah dan juga mempelajari Ilmu Bahasa (gramatika), Matematika, Faroidl, Fikih.
Pada tahun 885 H. Beliau pergi ke Makkah untuk menunaikan ibadah Haji untuk kedua kalinya. Setelah kembali dari Makkah , Ibnu Diba kembali ke Zabid. Beliau mempelajari ilmu hadits dengan membaca Shohih Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Al-Muwattho' di bawah bimbingan Syekh Zainuddin Ahmad bin Ahmad As-Syarjiy.
2.1 Guru-guru
- Syekh Syarafuddin bin Muhammad Mubariz,
- Syekh Zainuddin Ahmad bin Ahmad As-Syarjiy,
- Imam Al-Hafiz as-Sakhawi,
- Imam Ibnu Ziyad,
- Imam Jamaluddin Muhammad bin Ismail,
- Mufti Zabid,
- Imam Al-Hafiz Tahir bin Husayn Al-Ahdal
3. Perjalanan Hidup dan Dakwah
Imam Wajihuddin 'Abdur Rahman bin Muhammad adalah seorang ulama hadits yang terkenal dan tiada bandingnya pada masa hayat beliau. Beliau mengajar kitab Shohih Imam Al-Bukhari lebih dari 100 kali khatam. Beliau mencapai derajat Hafidz dalam ilmu hadits yaitu seorang yang menghafal 100,000 hadits dengan sanad beliau. Setiap hari beliau akan mengajar hadits dari masjid ke masjid selain daripada itu, beliau juga seorang muarrikh, yakni ahli sejarah, yang terbilang teliti
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

