KH. M. Ya’qub Husein tamat dari Sekolah Rakyat (SR) yang berlokasikan di Desa Blimbing, Kecamatan Godo, Kabupaten Jombang dengan menempuh perjalanan kaki sejauh 5 km dari arah selatan Desa Bulurejo.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Riwayat Keluarga
1.3 Wafat
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Pendidikan
2.2 Guru
3. Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1 Mendirikan Pesantren
4. Perjalanan Hidup dan Dakwah
5. Referensi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
KH. M. Ya’qub Husein lahir di Nggebang, Bulurejo, Diwek, Jombang. Nama kecil beliau yakni Soedjono, beliau berasal dari keluarga yang sederhana. Nama desa tempat lahir beliau adalah “Gebang” yang konon katanya masyarakat setempat artinya golongan abang (orang yang sangat awam dengan Islam). Pada saat itu memang kondisi keagamaan masyarakat Indonesia ialah Islam Adat.
1.2 Riwayat Keluarga
KH. M. Ya’qub Husein menikah dengan Nyai Hj. Muchsinah Ya’qub. Dari pernikahannya, beliau dikaruniai 10 putra-putri, di antaranya Drs. H. Muhammadu Ya’qub, Prof. Dra. Hj. Istibsyaroh, SH., M.Si, H. B. Ahmada Ya’qub, SH., M.Si, Dr. Hj. Mihmidati Al-Faizah Ya’qub., M.Pd.i, Dra. Hj. Chumaidah Syc., M.Pdi, Drs. Ahmad Sufiyaji, SQ, M.Si, Abah Drs. H. Muhammad Qoyyim Ya’qub, Drs. H. Nur Munir, MA., MTS, H. M. Basir baick, S.Ag., M.Fill.I, dan Siti Titim Matin, S.Ag., M.Hi16.
1.3 Wafat
KH. M. Ya’qub Husein wafat pada tanggal 23 Januari 1976, beliau meninggalkan seorang istri yang bernama Hj. Muchsinah Ya’qub dan 10 putra-putri.
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Pendidikan
KH. M. Ya’qub Husein tamat dari Sekolah Rakyat (SR) yang berlokasikan di Desa Blimbing, Kecamatan Godo, Kabupaten Jombang dengan menempuh perjalanan kaki sejauh 5 km dari arah selatan Desa Bulurejo. Setelah itu beliau melanjutkan pendidikan agama Islam di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang sekaligus bermukim di sana di bawah asuhan Hadratussyekh KH. Hasyim Asy’ari secara langsung.
Pondok Pesantren yang beliau singgahi untuk menuntut ilmu agama berjarak 3 km dari arah barat Desa Bulurejo. Beliau tinggal di pondok pesantren tersebut hingga dewasa bahkan sampai menjadi mantri guru (kepala sekolah).
2.2 Guru
Hadratussyekh KH. Hasyim Asy’ari.
3. Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1 Mendirikan Pesantren
Sekembalinya KH. M. Ya’qub Husein ke desa tempat kelahirannya, beliau mengadakan kegiatan pengajian Al-Qur’an serta kitab-kitab kuning yang diselenggarakan di sebuah bangunan mushala yang terletak di depan rumahnya di Desa Bulurejo. Kemudian pada tahun 1955 Masehi, mushala tersebut beralih fungsi menjadi masjid dan dijadikan sebagai tempat pelaksanaan Shalat Jum’at bagi warga desa setempat.
Bangunan masjid yang awalnya ramai menjadi berkurang dikarenakan selain merebilisasi serambi masjid juga terjadinya momentum G30S/PKI pada tahun 1995 M. Partai Komunis Indonesia (PKI) mempunyai misi merubah Indonesia menjadi negara anti Tuhan yakni dengan cara melakukan kekerasan, pembantaian, bahkan beb
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

