Semangat berkhidmahnya semakin kuat saat beliau berguru & berthoriqoh sejak tahun 1986 bersama H. Slamet Purwono Jakarta dan H. Mursidi Solo kepada Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya hingga beliau di angkat menjadi Badal di Thoriqoh Syadziliyah.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Wafat
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Guru
3. Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1 Menjadi Mursyid Tarekat
3.2 Mendirikan Pesantren
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
KH. Drs. Muhammad Masroni lahir di Kabupaten Demak pada tahun 1962.
1.2 Wafat
KH. Drs. Muhammad Masroni wafat pada hari Jum'at 2 Oktober 2020 dan dimakamkan di Kompleks Pesantren Sunan Gunung Jati Ba'alawy, Kampung Malon Gunungpati, Semarang.
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
Semangat berkhidmahnya semakin kuat saat beliau berguru & berthoriqoh sejak tahun 1986 bersama H. Slamet Purwono Jakarta dan H. Mursidi Solo kepada Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya hingga beliau diangkat menjadi Badal di Thariqoh Syadziliyah dan mendapat berbagai sanad di antaranya Al-Qur’an, manaqib, dalailul khairot, rotibul kubro.
2.1 Guru
Maulana Al-Habib Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya, Pekalongan.
3. Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1 Menjadi Mursyid Tarekat
Sebelum di Jam’iyyah Thariqoh (JATMAN) beliau selalu aktif mendampingi Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Yahya dalam mengembangkan program kependidikan dan berbagai acara yang ada di bawah naungan Kanzus Shalawat Pekalongan. Ketika Habib Luthfi bin Yahya menjadi Rais 'Aam JATMAN mulai tahun 2000, beliau aktif membantu guru selaku murid dengan menjabat sebagai Katib, kemudian Sekjend (Sekretaris Jenderal) hingga akhir hayat beliau menjabat sebagai Katib Majelis Ifta’ Idaroh Aliyah Jatman.
3.2 Mendirikan Pesantren
Pesantren ini dirintis oleh KH. Muhammad Masroni mulai tahun 2008 atas dawuh Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya Pekalongan pada saat masih menetap di Pesantren Nurul Qur’an Purwosari Sayung Demak. Pesantren yang didirikan beliau ini memiliki ciri khas penekanan dalam pembelajaran Al-Qur’an dan ilmu tasawuf dengan mengikuti Thariqah Syadziliyyah.
Selain sebagai tokoh agama KH. Muhammad Masroni juga sosok yang ahli di bidang strategi, management, ekonomi khususnya bidang pertanian & peternakan. Selama tahun 2010 sampai dengan 2020 Pesantren Sunan Gunung Jati Ba’alawy mengalami kemajuan yang sangat pesat dengan capaian luar biasa. Beliau mendirikan lembaga pendidikan SMP & SMK yang memiliki spesifikasi khusus di bidang pertanian & peternakan, dengan program unggulan tahfidz Al-Qur’an.
Selain itu, Pesantren Sunan Gunung Jati Ba’alawy dalam membantu Ketahanan Nasional mendirikan lembaga Bank Wakaf mikro & RBL (Rejaning Bumi Leluhur) sebagai bentuk kecintaan beliau kepada Bangsa & Negara Indonesia dengan menggerakkan roda ekonomi masyarakat.
Pesantren Sunan Gunung Jati Ba’alawy juga memiliki cabang untuk memperluas dakwah Ahlussunah wal Jamaah & Thariqah Syadziliyyah di antaranya di daerah Sragen, Klaten, Wonog
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

