Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Habib Umar bin Thoha bin Yahya, Waliyullah Quthbul Aqthab
✓ Terverifikasi Tim Riset

Habib Umar bin Thoha bin Yahya, Waliyullah Quthbul Aqthab

1808 – 1885 M · 2.320 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Habib Umar bin Thoha bin Yahya, Indramayu, beliau adalah Waliyullah Quthbul Aqthab

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Wafat
1.3  Riwayat Keluarga

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Mengembara Menuntut Ilmu
2.2  Guru-Guru

3.    Penerus
3.1  Anak-anak
3.2  Murid-murid

4.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.1  Mendirikan Majelis
4.2  Karier

5.   Referensi

 

1.  Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1 Lahir
Habib Umar bin Thoha bin Yahya dilahirkan berasal dari Palimanan, pada tahun 1223 H (1808 M) ada riwayat juga 1210 H (1795).

1.2 Wafat
Beliau meninggal pada tahun 1883 Masehi bertepatan tahun 1302 Hijriyah, ditandai dengan meletusnya Gunung Krakatau. Pada hari Al-Habib Umar meninggal, sore dikuburkan, pagi harinya Gunung Berapi Krakatau meletus. Sebagai pertanda telah dipanggilnya seorang Wali Quthub (Waliyullah Quthbul Aqthab) yang telah diambil kembali oleh Allah SWT.

Beliau dimakamkan di Makam Gedongan, Karangmalang, Imdramayu, yang menunjukan Al-Habib Umar adalah orang kaya (gedongan) yang dermawan.

1.3 Riwayat Keluarga
Anak-anak dari Al-Imam Quthb Al-Aqthab Al-Ghauts Al-Arif Billah Al-Habib Umar Asadullah bin Thoha bin Hasan bin Thoha bin Muhammad Al-Qadhi bin Thoha bin Muhammad bin Syekh bin Ahmad Bin Yahya Ba‘Alawi:
1. Habib Al-Imam Abdullah
2. Habib Thoha
3. Habib Ahmad
4. Habib Aqil An-Naqib
5. Habib Hasan
6. Hababah Syarifah Zainab
7. Syarifah Al-Fadhilah Sayyidah Nur
8. Habib Hasyim (kakek Habib Luthfi Bin Yahya)

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu

Beliau pertama kali belajar diberangkatkan oleh orang tuanya Al-Habib Thoha bin Hasan bin Thoha bin Yahya (Ciledug, Jati Se’eng), pertama kali ke Makkah Al-Mukaramah selama 5 tahun.

Lalu beliau meneruskan menimba ilmu ke Hadhramaut hanya beberapa tahun, setelah mendapatkan ‘ijazah’. Perlu dicatat dan diketahui, bahwa beliau berangkat dari Indonesia sudah dibekali ilmu oleh orang tuanya, bahkan walau umur masih sangat muda namun sudah cukup ‘allamah’, sudah sangat mahir dalam ilmu agama maupun ilmu pengetahuannya. Dari Hadhramaut beliau keliling ke 88 perbagai negara sumber-sumber ilmu untuk menuntut menimba ilmu, dan beliau mampu menguasai 37 ada riwayat juga mengatakan 47 bahasa.

2.2 Guru-Guru:
Habib Thoha bin Hasan bin Thoha bin Yahya

3. Penerus Perjuangan
3.1  Anak-anak

1. Habib Al-Imam Abdullah
2. Habib Thoha
3. Habib Ahmad
4. Habib Aqil An-Naqib
5. Habib Hasan
6. Hababah Syarifah Zainab
7. Syarifah Al-Fadhilah Sayyidah Nur
8. Habib Hasyim (kakek Habib Luthfi Bin Yahya)

3.2  Murid-murid

1. Kyai Qoyyim 
2. Kyai Absor Bendakereup
 

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+