KH. Yahya Al Mutamakkin memiliki nama lengkap Habibullah Yahya Al Mutamakkin. Nama belakang beliau dinisbatkan pada satu sosok ulama kharismatis, asli Kajen, Jawa Tengah, Syaikh Ahmad Mutamakkin.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Riwayat Keluarga
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
2.2 Guru-Guru
4. Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.1 Mengasuh Pesantren
4.2 Karier
5. Referensi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
KH. Yahya Mutamakkin memiliki nama lengkap Habibullah Yahya Al-Mutamakkin. Nama belakang beliau dinisbatkan pada satu sosok ulama kharismatis, asli Kajen, Jawa Tengah, Syekh Ahmad Mutamakkin. Mbah Mutamakkin, sebutan populer Syekh Ahmad Mutamakkin, adalah seorang tokoh yang menjadi cikal bakal atau nenek moyang orang Kajen dan sekitarnya, termasuk Purwodadi. Beliau adalah keturunan ke- 9 dari Mbah Mutamakkin Kajen.
1.2 Riwayat Keluarga
Beliau menikahi seorang wanita sholehah bernama Umi Nafisah Ar-Rahbini. Umi Nafis kelahiran Pontianak, Kalimantan Barat. Beliau pernah mengenyam pendidikan pesantren selama tujuh tahun di Pesantren Lirboyo, Kediri Jawa Timur. Dari pernikahan itu dikaruniai empat anak.
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
KH. Yahya Al-Mutamakkin melanjutkan belajar di Pesantren KH. Abdul Selo, Pesantren KH. Umar Ali, yang masih terhitung family, dan tentunya di pesantren datuknya, KH. Mutamakkin, Kajen. Tidak cukup sampai di situ, beliau juga melanjutkan belajar ke Jawa Timur. Saat usia beliau beranjak 16 tahun, beliau belajar kepada Habib Anis bin Alwi Al-Habsyi, Solo. Di tempat terahir ini, beliau nyantri cukup lama, kurang lebih selama empat tahun, sejak tahun 1991 hingga tahun 1995.
Pada tahun 1995, Beliau berkesempatan berangkat ke Madinah, belajar bersama Habib Zein Bin Sumaith. Kesempatan ini merupakan hadiah dari sang guru tercintanya, Habib Anis Al-Habsyi. Sebelum berangkat ke Madinah, KH. Yahya sempat mendapatkan tawaran dari Dr. Abdullah Al-Yamani untuk belajar di beberapa negeri, seperti Amerika dan Pakistan. Ulama dari Jeddah ini memang dikenal sangat antusias kepada pelajar Indonesia yang memiliki motivasi belajar di luar negeri.
Di Madinah, KH. Yahya Al-Mutamakkin nyantri selama empat tahun. Di kota Nabi SAW itu, beliau belajar ilmu fiqih, alat, tasawuf, tafsir, dan sebagainya, kepada Habib Zein Bin Sumaith, Habib Salim Asy-Syathiri, yang sebelum menetap kembali di Hadhramaut masih mondar-mandir Madinah-Tarim, dan ulama yang lainnya.
2.2 Guru-Guru:
3. Penerus Perjuangan
3.1 Anak-anak
- Gus Ahmad
- Gus Abdullah
- Ning Syifa
- Gus Arif
4. Perjalanan Hidup dan Dakwah
Selain mengajar di pesantren mahasiswa, i
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

