Makam Habib Abubakar Bin Muhammad Umar Assegaf Gresik
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
- Profil
- Lokasi Makam
- Haul
- Motivasi Ziarah Menurut Syekh Nawawi Al-Bantani
- Fadilah
- Peninggalan
- Oleh-Oleh
Laduni.ID, Jakarta - Habib Abubakar Bin Muhammad Umar Assegaf dilahirkan di Besuki, Situbondo, Jawa Timur pada tanggal 16 Dzulhijjah 1285 H. Saat masih kanak-kanak, ayahandanya tercinta telah wafat dan meninggalkannya di Kota Gresik.
Kewalian beliau sudah terlihat, karena mampu mengingat segala kejadian yang dialaminya ketika dalam usia tiga tahun dengan secara detail. Kendati begitu, neneknya Fatimah binti Abdullah Allan tak tega Habib Abu Bakar bin Muhammad bin Umar Assegaf hidup tanpa orang tua.
Akhirnya, pada 1293 H dengan ditemani seorang mulia, As-Syaikh Muhammad Bazmul, berangkat ke kota asal leluhurnya, Hadramaut. Atas panggilan nenek beliau, di Hadramaut kota yang bersinar dengan cahaya para auliya itu, Habib Abu Bakar bin Muhammad bin Umar Assegaf kecil belajar dan ditempah para auliya terhebat di zamannya tentang Ilmu fiqih dan tasawwuf. Di antaranya, tempat tujuan pertamanya adalah kediaman seorang Allamah yang terpandang di masanya, Al-Arif billah “Al-Habib Syaikh bin Umar bin Seggaf.
Salah seorang dari sederetan para gurunya yang paling utama, adalah seorang arif billah yang namanya termasyhur di jagad raya ini. Guru dari para guru di zamannya, Al-Imam Al-Qutub Al-Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi r.a.
Al-Habib Alwi bin Muhammad Al-Haddad berkata, “sesungguhnya Al-Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf adalah seorang Quthb Al-Ghaust juga sebagai tempat turunnya pandangan (rahmat) Allah SWT.”
Profil

Habib Abu Bakar bin Muhammad bin Umar As-Segaf lahir di Besuki, Situbondo, Jawa Timur pada 16 Dzulhijjah tahun 1285 H atau bertepatan dengan tanggal 30 Maret 1869 M. Ayah beliau bernama Habib Muhammad bin Umar Assegaf.
Nasab
Habib Abu Bakar bin Muhammad bin Umar As-Segaf merupakan salah satu keturunan Rasulullah Muhammad SAW, dengan rincian silsilah sebagai berikut:
1. Nabi Muhammad SAW
2. Sayidatuna Fathimah Az-Zahra istri Sahabat Ali bin Abi Thalib r.a.
3. Al-Imam As-Syahid Syababul Jannah Sayyidina Husein
4. Al-Imam Ali Zainal Abidin
5. Al-Imam Muhammad Al-Baqir
6. Al-Imam Ja’far As-Shodiq
7. Al-Imam Ali Al-Uraydhi
8. Al- Imam Muhammad An-Naqib
9. Al-Imam Isa Ar-Rumi
10. Al-Imam Muhajir Ahmad
11. As-Sayyid Ubaidillah Shohibul Aradh
12. As-Sayyid Alwi Shohib Saml|
13. As-Sayyid Muhammad Shohib As-Shouma’ah
14. As-Sayyid Alwi
15. As-Sayyid Khali' Qatsam
16. As-Sayyid Muhammad Shohib Mirbath
17. As-Sayyid Ali
18. As-Sayyid Muhammad Al-Faqih Al-Muqaddam
19. As-Sayyid Alwi Al-Ghuyur
20. As-Sayyid Ali Shohibud Dark
21. As-Sayyid Muhammad Maula Ad-Dawilah
22. As-Sayyid Abdurrahman As-Seggaf
23. As-Sayyid Ali
24. As-Sayyid Muhammad
25. As-Sayyid Abdurrahman
26. As-Sayyid Umar As-Shafi
27. As-Sayyi
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

