Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A.
✓ Terverifikasi Tim Riset

Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A.

lahir 1955 M · 59.967 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA Ulama Nahdlatul Ulama Surabaya Jawa Timur

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi 

1    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Riwayat Keluarga

2    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu

3    Perjalanan Hidup dan Dakwah 
3.1 Mendirikan Pesantren
3.2 Peranan di Nahdlatul Ulama
4   Karier 
5   Karya
6  Referensi

1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1. Lahir

Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A. lahir pada tanggal 16 Juli 1955, di Leuwimunding, Majalengka, Jawa Barat. Beliau merupakan putra dari pasangan KH. Abdul Chalim dengan Nyai Qana’ah asal Plered Cirebon.

1.2 Riwayat Keluarga
Pada tahun 1980, Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A. melepas masa lajangnya dengan menikahi Nyai Hj. Fadilah. Buah dari pernikahannya, beliau dikaruniai sembilan anak, putra-putri beliau di antaranya, M. Albarra, Imadatussaadah, Fatimatuzzahroh, Muhammad Ilyas, Hanatussaadah, Muhammad Habiburrahman, Muhammadul Azmi Al-Mutawakkil Alallah, Siti Juwairiyah, dan Muhammad Abdul Chalim Sayyid Dhuha.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1. Mengembara Menuntut Ilmu

Pada awal tahun 1974, Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A. berkelana ke berbagai kota di Jawa untuk mencari pengalaman dan menimba ilmu. Di antara kota yang menjadi saksi atas perjuangan hidupnya adalah Jember, Banyuwangi, Lumajang, Bandung, Jakarta, Banten, Palembang dan terakhir di Surabaya. Banyak yang dilakukan KH. Asep dalam perjalanan itu, bahkan di Surabaya beliau pernah menjadi kuli bangunan.

KH. Asep juga pernah mengenyam pendidikan di beberapa pondok pesantren, di antaranya: Pondok Pesantren Cipasung Jawa Barat, Pondok Pesantren Sono Sidoarjo, Pondok Pesantren Siwalanpanji Sidoarjo, Pondok Pesantren Gempeng Bangil, Pondok Pesantren Darul Hadits Malang dan yang terakhir Pondok Pesantren Sidosermo Surabaya.

KH. Asep Saifuddin Chalim dibesarkan di Pondok Pesantren Al-Khozini Sidoarjo setelah ayahandanya meninggal dunia. Meskipun beliau adalah putra dari salah seorang kyai terkemuka pada masa itu, tetapi penampilan beliau tetaplah sederhana. Akan tetapi, kepandaiannya sudah terlihat sejak beliau menduduki kelas 1 MI (Madrasah Ibtidaiyah) saat beliau masih mengenyam pendidikan di Desa Leuwimunding Jawa Barat, bahkan beliau dikenal dengan santri yang cerdas, gemar membaca kitab-kitab salaf yang akhirnya menjadikannya sebagai salah satu santri kesayangan KH. Abbas, salah seorang pengasuh Pondok Pesantren Al Khozini Sidoarjo.

Ketika menduduki bangku SMP beliau mengenyam pendidikan di SMP Negeri 1 Sidoarjo. Lulus SMP KH. Asep melanjutkan pendidikan di bangku SMA namun hanya sampai kelas 2 SMA saja karena ayahandanya wafat, tetapi beliau masih tetap melanjutkan pendidikannya di

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+