KH. Ma’shum Sufyan Ulama Nahdlatul Ulama Gresik Jawa Tmur
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Wafat
1.3 Riwayat Keluarga
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Pendidikan
2.2 Mendirikan Pesantren
3. Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1 Kiprah
4. Chart Silsilah Sanad
5. Referensi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
KH. Ma’shum Sufyan adalah putra pertama dari empat bersaudara, dari H. Muhammad Sufyan dengan Hj. Amnah. Beliau lahir di Desa Dukun Anyar, Gresik pada hari Sabtu Kliwon tahun 1334 H/1913 M.
Nasab silsilah KH. Ma’shum Sufyan menurut catatan sejarah nyambung sampai Joko Tingkir. Nasab beliau dimulai dari Mbah Kyai Onggoyudo (keturunan kelima dari Sultan Pajang alias Joko Tingkir). Silsilah beliau sebagai berikut Brawijaya IV Raden Ayu Jayadiningrat, Sultan Adiwijaya/Mas Karebet (Joko Tingkir, Pangeran Benowo, Pangeran Selarong, Pangeran Kosumoyudo (Kyai Abdul Jabbar Jojokan), Kyai Abdullah Sambo, Kyai Onggoyudo, Nyai Sarimah (Sidayu), Nyai Siman, Kyai Kudoleksonoa Nasli/Astro, Sa’ib, Amnah, Ma’shum Sufyan.
1.2 Wafat
KH. Ma’shum Sufyan wafat pada hari Ahad Kliwon 25 Rabiul Awwal 1411 H/14 Oktober 1990.
1.3 Keluarga
KH. Ma’shum Sufyan ketika usia menginjak 17 tahun melepasa masa lajangnya dengan menikahi Masrifah binti H. M. Rusdi. Buah dari pernikahannya dengan Nyai Masrifah, Kyai Ma’shum dikaruniai 13 keturunan.
Dari 13 orang tersebut yang masih hidup hingga ini adalah 8 orang. Adapaun 13 orang tersebut adalah Mahfud Ma’shum (alm), Ma’mun Ma’shum (alm), Mahfudz Ma’shum, Sakinah Ma’shum (almh), Afif Ma’shum; Robbach Ma’shum, Muhammad Ma’shum (alm), Sa’dan Maftuh Ma’shum, Sakinah Ma’shum, Robi’ah Ma’shum, Ahmad Mulaqqob (alm), Maziyah Ma’shum, dan Wafiroh Ma’shum.
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Pendidikan
Semenjak kecil, Kyai Ma’shum Sufyan muda dikenal sebagai anak yang sangat tekun dalam belajar, terutama dalam bidang agama. Dikisahkan ketika Kyai Ma’shum Sufyan muda masih berusia sekitar 6 tahun, ia dibimbing mengaji oleh kakeknya sendiri yang bernama Kyai Amari yang terkenal mahir dalam membaca Al-Qur’an.
Kyai Ma’shum Sufyan muda melanjutkan pendidikanya dengan sekolah di Madrasah Islamiyah yang didirikan oleh pengasuh Pondok Pesantren Maskumambang, Dukun, Gresik, KH. Faqih Abdul Jabbar.
Setelah selesai sekolah formal, Kyai Ma’shum muda melanjutkan untuk menghafal Al-Qur’an ke Pondok Pesantren Sidayu, Gresik untuk berguru kepada Mbah Kyai Munawwar. Kepada Mbah Kyai Munawwar lah Kyai Ma’shum Sufyan muda mendapatkan sanad tahfidz Al-Qur’an.
Kecerdasan dan ketekunan Kyai Ma’shum Sufyan muda telah mampu menghatamkan hafalan Al-Qur’an 30 juz dalam usia 12 tahun untuk tahsin (fashohah) dibutuhkan waktu 3 bulan. Atas dasar si
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

