Imam Ja'far As Shadiq Ulama Alawy Medinah
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1 Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Riwayat Keluarga
1.3 Wafat
2 Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1 Masa Menuntut Ilmu
2.2 Guru-Guru Beliau
3 Penerus Beliau
3.1 Anak-anak Beliau
3.2 Murid-murid Beliau
4 Teladan
5 Karomah
1 Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
Imam Ja'far bin Muhammad bin Ali bin Husain bin Ali bin Abu Thalib, gelar beliau yang terkenal adalah as Shadiq, beliau juga dijuluki Abu Abdillah dan ada juga yang mnejuluki Abu Ismail.
Ibu beliau adalah Farwah binti Al Qasim, ibuya Farwah adaalh Asma' binti Adurrahman bin Abu Bakar As Shidiq. Beliau lahir di kota Medinah pada hari senin kira-kira 13 hari sebelum rabi'ul awal pada tahun 80 H ada juga yang mengatakan 83 H
1.2 Riwayat Keluarga
Anak-anak Imam Ja'far As Shadiq adalah: Muhammmad, Ismail, Abdullah, Musa,dan Ali Al Uraidhi (yang merupakan leluhur Bani Alawy).
Menurut kitab Syamsuzh Zhahirah ada 13 laki-laki dan 7 perempuan, dan di antara mereka, yang memiliki sambungan keturunan hingga saat ini, yaitu: Muhammad al-Al-Akbar diberi laqab ad-Dibajah (hidup pada masa Khalifah al-Ma’mun), Ishaq diberi laqab al-Mu’tamin, Musa al-Kazhim, dan Ali al-Uraidhi (yang terkecil umurnya dari anak-anaknya). Tarekatnya diteruskan oleh Abu Yazid dan Imam Musa al-Kazhim.
1.3 Wafat
Imam Ja’far ash-Shadiq wafat tahun 148 H. (765 M.), dan beliau meninggal dunia di kota Medinah pada malam senin 15 Rajab tahun 148 H beliau dimakamkan di pemakaman Baqi' di Qubah Abbas bersanding di kubur ayahnya, kakeknya, dan pamannya Hasan bin Ali.
2 Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1 Masa Menuntut Ilmu
Imam Ja'far As Shadiq menempuh perjalanan ilmiahnya bersama dengan ulama-ulama besar. Beliau sempat menjumpai sahabat-sahabat Nabi yang berumur panjang, seperti: Sahl bin Sa’id as-Sa’idi dan Anas bin Malik radhiallahu ‘anhuma. beliau juga berguru kepada tokoh-tokoh utama tabi’in seperti Atha bin Abi Rabah, Muhammad bin Syihab az-Zuhri, Urwah bin Zubair, Muhammad bin al-Munkadir, Abdullah bin Rafi’, dan Ikrimah Maula Ibnu Abbas. Dia juga meriwayatkan dari kakeknya al-Qasim bin Muhammad bin Abi Bakr.
Mayoritas ulama yang beliau ambil hadisnya berasal dari Kota Madinah. Mereka adalah ulama-ulama tersohor, tsiqah, memiliki ketinggian dalam amanah dan kejujuran.
2.2 Guru-Guru Beliau
- Al-Qasim bin Muhammad (Kakeknya)
- Sahl bin Sa’id as-Sa&
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

