Beliau As Sayyid Syeikh Al Imam Al Qudwah Al Waliyus Shalih Fakhruddin Abu Bakar bin Syeikh Abdurrahman Assegaf.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi Biografi Imam Abu Bakar Sakran
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Wafat
1.3 Keluarga
1.4 Nasab Beliau
2. Teladan
2.1 Sosok yang Banyak Ibadah, dan Gelar As-Sakran (Mabuk)
4. Referensi
Laduni.ID, Jakarta – Beliau As Sayyid Syeikh Al Imam Al Qudwah Al Waliyus Shalih Fakhruddin Abu Bakar bin Syeikh Abdurrahman Assegaf.
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
Beliau lahir di kota Tarim Beliau dibesarkan dan dididik dalam rumah kemuliaan, ketaqwaan dan ilmu.
1.2 Wafat
Beliau Imam Abu Bakar Sakran wafat di Tarim pada tahun 821 H.
1.3 Keluarga
Imam Abu Bakar Sakran dikarunia lima orang anak laki, yaitu: Muhammad al-akbar, Hasan, Abdullah, Ali, dan Ahmad. Dari ketiga anaknya yang bernama Abdullah, Ali dan Ahmad menurunkan keluarga al-Aydrus, Syahabuddin, al-Masyhur, al-Hadi, al-Wahath, al-Munawar.
1.4 Nasab Beliau
Sayyidinal Imam Abu Bakar As-Sakran bin Syeikh al Ghauts Abdurrahman As-Seggaf bin Muhammad Maula Dawilah bin Ali bin Alwi Al-Ghoyur bin Al-Imam Al-Faqih Al-Muqaddam Muhammad bin Ali bin Muhammad Shohib Mirbath bin Ali Khali’ Qasam bin Alwi bin Muhammad bin Alwi bin Ubaidillah bin Ahmad Al Muhajir bin Isa Ar-Rumi bin Muhammad An-Naqib bin Ali Al-‘Uraidhi bin Ja’far Ash-Shodiq bin Muhammad Al-Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Husain bin Siti Fatimah Az-Zahro binti Muhammad SAW )
2. Teladan
2.1 Sosok yang Banyak Ibadah, dan Gelar As-Sakran (Mabuk)
Beliau digelari As-Sakran (mabuk), karena beliau mabuk cintanya kepada Allah swt. Pernah selama sebelas bulan tidak tidur siang maupun malam, meski demikian beliau masih memperdengarkan hadrahna.
Beliau seringkali tak sadarkan diri saat berdzikir kepada Allah, berdoa, bertawasul kepada para wali. Beliau banyak berperasangka baik dan mendoakan anak anaknya, suatu kali pernah dinyalakan di bawah beliau api yang panas saat berada di Mihrabnya waktu itu musim yang sangat panas, beliau malah mengeluhkan kedinginan dan begitu juga di musim panas.
3. Karamah Beliau
Beliau adalah seorang wali Allah yang mempunyai berbagai macam karamah yang luar biasa. Beliau berasal dari keturunan Al-Ba’alawi. Sebahagian dari karamahnya pernah diceritakan bahawasanya pernah ada dua orang yang datang ke kota Tarim (Hadhramaut) dengan maksud mengunjungi setiap orang terkemuka dari keluarga Al-Ba’alawi yang berada di kota tersebut.
Setibanya di suatu masjid jami’ keduanya dapati Syeikh Abu Bakar sedang bershalat di masjid tersebut. Setelah shalat Jum’at selesai keduanya menunggu keluarnya Syeikh Abu Bakar dari masjid.
Namun beliau tetap duduk beribadah dalam masjid sampai hampir matahari terbenam. Kedua orang itu merasa lapar, tapi keduanya tidak berani beranjak dari masjid sebelum bertemu dengan Syeikh Abu Bakar. Tidak lama kemudian, Syeikh Abu Bakar Asseggaf menoleh kepada mereka berdua sambil berkata: “Ambillah apa yang ada dalam baju ini”. Keduan
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

