Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Imam Rafi’i
✓ Terverifikasi Tim Riset

Imam Rafi’i

1160 – 1226 M · 42.488 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Nama lengkap Abdul Karim bin Muhammad Ibn Abdul Karim bin al-Fadl Ibn al-Husain bin al-Hasan Imam ad-Din Abu al-Qasim ar-Rafi‘i al-Qazwini. Dia merupakan ulama mazhab syafi’i

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi Biografi Imam Rafi’i

1.         Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1       Lahir
1.2       Wafat

2.         Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1       Perjalanan Menuntut Ilmu
2.2       Guru Beliau

3.         Penerus Beliau

4.         Sanjungan Para Ulama kepada Imam Rafi’i

5.         Karya

6.         Referensi

Nama lengkap Abdul Karim bin Muhammad Ibn Abdul Karim bin al-Fadl Ibn al-Husain bin al-Hasan Imam ad-Din Abu al-Qasim ar-Rafi‘i al-Qazwini. Dia merupakan ulama mazhab syafi’i yang sangat terkenal. Pendapat dan pandangannya menjadi rujukan sebagian besar pengikut mazhab syafi’i. Nama al-Qazwini dinisbatkan kepada daerah Qazwin. Kata Qazwin berasal dari bahasa Persia yang yang dalam bahasa asalnya diucapkan Kashwin. Qazwin saat ini terletak di bagian barat kota Tehran (Iran).

1.         Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1       Lahir

Lahir di Qazwin tahun 555 H.

1.2       Wafat

Wafat pada tahun 623 H. Dimakamkan di Qazwin.

2.         Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1       Perjalanan Menuntut Ilmu

Imam Rafi‘i beasal dari keluarga ulama. Ayahnya adalah seorang ulama besar di Qazwin, yaitu Muhammad bin Abdul Karim bin al-Fadl bin al-Husain bin al-Hasan Imam ad-Din Abu al-Qasim ar-Rafi‘i al-Qazwini. Ayahnya merupakan seorang faqih yang fasih dalam berbicara, seorang mufti yang bijaksana, kepakarannya dalam ilmu al-Quran dan ilmu hadis tidak diragukan. Ibunya juga seorang ulama perempuan yang menjadi rujukan para wanita terkait problem-problem yang dihadapi oleh mereka. Imam Rafi‘i memulai proses pendidikannya dengan belajar kepada ayah dan ibunya. Setelah selesai belajar dengan kedua orang tuanya, Imam Rafi‘i melanjutkan proses pencarian ilmunya kepada para ulama yang lain, yaitu Abu al-Fat bin al-Bati, Abu Sulaiman az-Zubairi, Abu al-‘Ala’ al-Hamdzani, Imam Abu Sulaiman Ahmad bin Hasnawih dan Abdullah bin Abi al-Futuh as-Subki.

2.2       Guru Beliu

Guru-guru Jamaluddin Imam Rafi’I :

  1. Muhammad bin Abdul Karim bin al-Fadl bin al-Husain bin al-Hasan Imam ad-Din Abu al-Qasim ar-Rafi‘i al-Qazwini (Ayah).
  2. Ibunya
  3. Abu al-Fat bin al-Bati
  4. Abu Sulaiman az-Zubairi
  5. Abu al-‘Ala’ al-Hamdzani
  6. Imam Abu Sulaiman Ahmad bin Hasnawih
  7. Abdullah bin Abi al-Futuh as-Subki

 3.        Penerus Beliau

Di kota Qazwin, Imam Rafi’i memiliki majlis keilmuan tempatnya mengajar hadis. Ketika musim haji, dia juga membuka majlis keilmuan di kota Madinah untuk mengajar para muridnya di yang berada di daerah Hijaz. Murid-muridnya itulah yang kemudian meneruskan sanad keilmuannya.

Murid-murid Imam Rafi’i:

  1. Aziz ad-Din (Anak)
  2. Tqiyuddin Ibnu Shalah
  3. Al-Hafidh Abdul ‘Azhim al-Mundziri
  4. Abu ats-Tsina’ Mahmud Ibnu Sa’id al-Qazwini ath-Thawusi

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+