Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Muhammad Dian Nafi
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Muhammad Dian Nafi

lahir 1964 M · 8.543 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Muhammad Dian Nafi adalah ulama kharismatik kelahiran Sragen menjadi pengasuh pesantren Al-Muayyad Windan, Makamhaji, Sukoharjo, saat ini beliau diamanahi jabatan ketau RMI NU 2022-2027.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1          Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1       Lahir
1.2       Riwayat Keluarga

2          Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1       Mengembara Menuntut Ilmu
2.2       Guru-guru Beliau
2.3       Mendirikan dan Mengasuh Pesantren

3          Penerus Beliau
3.2       Murid-murid Beliau

4         Organisasi, dan Karier
4.1       Riwayat Organisasi
4.2       Karier Beliau

5          Referensi

6         Chart Silsilah Sanad

1 Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1  Lahir

KH. Muhammad Dian Nafi lahir di Sragen pada 04 April 1964, nama lengkapnya adalah Muhammad Dian Nafi.Beliau adalah anak ketiga dari delapan bersaudara. Ayah beliau KH. Ahmad Djisam Abdul Manan, perintis pondok pesantren An-Najah, Gondang, Jawa Tengah.

1.2   Riwayat Keluarga

Beliau melepas lajangnya dengan menikahi Ibu Hj.Murtafiah Mubarokah, S.Pdi, dari pernikahan beliau dikaruniai beberapa anak.

2  Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau

2.1   Mengembara Menuntut Ilmu 

Beliau menyelesaikan pendidikan dasar di SD Negeri 94 Premulung Laweyan, melanjutkan pendidikan menengahnya di lingkungan Pesantren Al-Muayyad (MTs-MA). Dikenal sebagai sosok yang rajin dan ulet, Dian Nafi’ pun menggeluti beragam aktivitas keorganisasian di lingkungan pesantren dan Ikatan Putra Nahdlatul Ulama (IPNU) cabang kota Solo. Bahkan untuk memperkaya pengalaman dan menempa jiwanya, ia juga pernah bekerja sebagai kuli bangunan, yang dilakoninya di sela-sela waktu belajar formalnya.

Tamat Madrasah Aliyah, Dian Nafi’ masuk Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UNS, sambil berlatih mengajar di pesantren almamaternya. Di sela-sela aktivitas belajar dan mengajarnya, masih dalam status mahasiswa S-1, Dian Nafi’ dipercaya menjadi Sekretaris PCNU Surakarta dan selanjutnya menjadi Ketua Tanfidziyah cabang yang sama.

2.2  Guru-guru Beliau

Guru-guru beliau saat menuntut ilmu adalah:
      1. KH. Ahmad Djisam Abdul Manan
      2. KH. Abdul Rozal Sholawi
      3.

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+