KH. Hasan Mustofa beliau adalah ulama kharismatik dari Cilember Bogor dengan kemasyuran ilmunya dia dikenal namanya Abuya Cilember
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1 Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Riwayat Keluarga
1.3 Wafat
2 Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
2.2 Guru-guru Beliau
2.3 Mendirikan dan Mengasuh Pesanten
3 Penerus Beliau
3.1 Anak-anak Beliau
4 Karier
4.1 Karier Beliau
1 Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
KH. Hasan Mustofa lahir pada tahun 1890 di Bogor, Jawa Barat. Ayah beliau adalah Abah Saenan, seorang pengrajin handmade (kerajinan tangan) yang berasal dari Ciamis, sedangkan ibu beliau adalah orang Banten bernama Hajjah Husniyah binti Kiai Haji Mansur.Dari garis ibunya, dia masih memiliki ikatan darah dengan keluarga kesultanan Banten.
1.2 Riwayat Keluarga
Sepulang dari Sempur, Abuya KH. Hasan Mustofa kembali belajar pada Mama KH. Ahmad Satibi Gentur Cianjur, setelah itu disuruh mukim pada Tahun 1918 dan menikah tahun 1920 dengan:
1. Pernikahan pertama dengan Ibu Hj Rotibah Binti H. Husen/Embah Idong yang terkenal dermawannya.dikaruniai 15 anak
1.KH. Tajuddin
2.M. Abdullah
3.KH. Apipuddin
4.KH. Burhanuddin
5.Hj. Siti Sholihat
6.KH. Karomuddin
7.KH. Alimuddin
8.M. Fachrul Islam
9.M. Hasbiyallah
10.M. Rafe'i
11.Hj. Siti Karomah
12.Siti Sa'adah
13.Siti Fauzan
14.M. Rodhiallah
15.Hj. Siti Mubarokah
2. Pernikahan kedua dengan Abu Hj. Husniah, dikaruniai 2 anak
1. M.Nikmatullah (Alm)
2. KH.Rachmatullah
Abu Hj. Husniah Binti Mama TB.KH. Mansyur Bin R. Suhara Binti R. Iyut Binti Embah TB Andung Bin R. Jakir Cikupa Tangerang Bin R. Syake/shoheh Bin Sultan Ageng Tirtayasa Bin sultan Abdul Ma'ali Bin sultan Abul Almafakhir Mahmud Abdul Kadir Kenari Bin Maulana Muhammad Nasruddin Bin Maulana Yusuf Bin Maulana Hasanuddin Banten.
3. Pernikahan ketiga dengan Ibu. Hj. Iyar Cimacan Tidak dikaruniai anak
4. Pernikahan keempat dengan Ibu. Eem Tidak dikaruniai anak
5. Pernikahan kelima dengan Ibu Hj. Jamilah Binti Embah Sarbini cucu dari Embah Jasmi.
1.3 Wafat
KH. Hasan Mustofa wafat pada tahun 1975 di Cilember, Cisarua, Bogor. Pasca wafatnya, Pesantren Cilember kemudian dipimpin oleh anak bungsunya, Kiai Haji Rahmatullah pada tahun 1979, setelah sebelumnya dipimpin oleh anaknya yang lain selama 4 tahun. Haul atau Peringatan hari kematiannya selalu diperingati setiap tahun di Pesantren Nurul Huda yang dihadiri ratusan jamaah dari Bogor
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

