Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Imam Rozi Singo Manjat
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Imam Rozi Singo Manjat

1801 – 1872 M · 7.627 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Kiai Imam Rozi adalah putra Kiai Maryani bin Kiai Wirononggo II bin Kiai Wirononggo I bin Kiai Singo Hadiwijoyo bin Kiai Tosari bin Kiai Ya’kub bin Kiai Ageng Kenongo. Ia lahir pada tahun 1801 M.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi Biografi KH. Imam Rozi Singo Manjat

1.         Riwayat Hidup
1.1       Lahir
1.2       Wafat
1.3       Keluarga

2.         Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1       Perjalanan Menuntut Ilmu
2.2       Guru Beliau

3.         Mendirikan Pesantren

4.         Karier
4.1       Karier KH. Imam Rozi

5.         Referensi

1.         Riwayat Hidup
1.1       Lahir

Kiai Imam Rozi adalah putra Kiai Maryani bin Kiai Wirononggo II bin Kiai Wirononggo I bin Kiai Singo Hadiwijoyo bin Kiai Tosari bin Kiai Ya’kub bin Kiai Ageng Kenongo. Ia lahir pada tahun 1801 M.

1.2      Wafat

KH. Imam Rozi Singo Manjat wafat pada tahun 1872 dalam usia 71 tahun dan dimakamkan di Tempursari. 

1.3       Keluarga

Beliau merupakan salah satu orang kepercayaan Pangeran Diponegoro dan mendapatkan gelar sebagai salah satu Manggolo Yudho atau Panglima Perang pada masa Perang Diponegoro. Sebagai tanda jasa atas dedikasinya, itulah kemudian Kiai Imam Rozi dinikahkan dengan saudara sepersusuan dari Pangeran Diponegoro yang bernama Raden Ayu Sumirah , dan agar tidak diketahui oleh pihak Belanda pada waktu itu RA Sumirah berganti nama menjadi Nyai Kedunggubah. Pernikahan antara Kiai Imam Rozi dengan RA Sumirah ini menurunkan 3 orang anak yaitu:

  1. Kiai H. Said Tempursari yang kemudian menurunkan Nyai H Soleh (Ngadirojo), Nyai H Jusuf (Bareng Klaten), Nyai H Adam Sorowaden (Klaten), Nyai H Zakaria (tempursari), Nyai Hadi (Gajahan Solo), Kyai H Rois (Jatinom Klaten). ), Kyai H Adul Qodir (Mojayan), Nyai Imam Ashari (Turusan Klaten), Nyai Dasuki Malan (Klaten), Nyai Imam Sumarto Sobrah (Klaten), Nyai Fadlil (Buntalan Klaten), Kyai Abdul Salam (Kauman Solo), Nyai H Asmui (Boyolali) dan Kyai H Muhsin (Tempursari).
  2. Kiai Abdullah Surur (Glondong Jogjakarta) yang menurunkan Kyai Asrowardi (Glondong), Nyai Siraj (Tempursari Klaten), Kyai Somasentono, Kyai Mawardi Ngadirejo, Kyai Iman Diharjo (Tempursari), Kyai Abdullah Zaini (Tempursari) dan Nyai Kholil (Glondong).
  3. Kiai Abdul Alim Pajang (Sukoharjo) yang menurunkan Kyai Murtadlo (Nguter), Nyai I Rozi (Serengan Solo), Nyai Sahrowardi (Tempursari), Kyai H Dimyati (Beji), Nyai Mukmin (Blulukan), Kyai Abdul Muin (Tuwak), Kyai Abdullah Jusuf (Glondong) dan Kyai Kholil (Glondong)

RA Sumirah merupakan istri ketiga dari Kiai Imam Rozi Singo Manjat sebelumnya Kyai Imam Rozi menikah dengan Nyai Sadarni dari Krang Dowo (Klaten) yang memiliki 2 orang putri yaitu:

  1.  Nyai H Qorib (Tempursari) yang menurunkan Kyai Hasan Munawar, Kyai Abdul Gafar, Kya H Rois Pengaron, Nyai Abdullah (Tempursari), Nyai Hasan Mujahid, Nyai Fadlil Popongan (Klaten), Kyai Abdul Muid, Kyai Abdullah Zaini dan Kyai Muhyidin.
  2. Nyai Abdul Hamid Tempursari yang menurunkan Nyai Abdul Jabar (Beji), Kyai Siraj (Tempursari) dan Nyai Rosyadi Popongan.

Istri kedua dari Kiai Imam Rozi Singo Manjat  Nyai Mlangi dari&nbs

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+