Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Mahmud Mudrikah Hanafi, Pendiri Pesantren Siqoyaturrahmah Sukabumi
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Mahmud Mudrikah Hanafi, Pendiri Pesantren Siqoyaturrahmah Sukabumi

lahir 1945 M · 9.223 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Mahmud Mudrikah Hanafi lahir di Sukabumi Selatan atau daerah Jampang Kidul, tepatnya di Desa Cibadak Kecamatan Pabuaran pada tanggal 8 Agustus 1945 dari pasangan KH Hasbulloh dan Ibu Hj Syamsiah.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1          Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1       Lahir

2          Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1       Mengembara Menuntut Ilmu
2.2       Guru-guru Beliau
2.3       Mendirikan dan Mengasuh Pesantren

3          Penerus Beliau
3.1       Anak-anak Beliau
3.2       Murid-murid Beliau

4          Organisasi dan Karier
4.1       Riwayat Organisasi
4.2       Karier Beliau

5         Referensi

1.  Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1  Lahir
KH. Mahmud Mudrikah Hanafi lahir di Sukabumi Selatan atau daerah Jampang Kidul, tepatnya di Desa Cibadak, Kecamatan Pabuaran pada tanggal 8 Agustus 1945 dari pasangan KH. Hasbulloh dan Ibu Hj. Syamsiah. Sejak lahir dan tumbuh besar, beliau berada di lingkungan pesantren yang tentunya kental tradisi keilmuan Ahlussunah wal Jamaah yang mendarah daging dalam tradisi Nahdliyin.

2.  Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau

2.1   Mengembara Menuntut Ilmu
KH. Mahmud Mudrikah Hanafi pernah menimba ilmu di beberapa pesantren di antaranya, di Pesantren Cibeureum Darul Hikam kepada Mama Ajengan KH. Mahmud Zamakhsari. Kemudian melanjutkan ke Pesantren Cikaret. Selanjutnya ia berguru kepada Mama Ajengan KH. Tubagus Ahmad Bakri As-Sampuri Purwakarta (Mama Sempur), salah seorang ulama kharismatik Sunda, dan produktif menulis sejumlah kitab, keturunan Kesultanan Banten.

Selanjutnya KH. Mahmud Mudrikah Hanafi berguru kepada KH. Ahmad Syuja’i yang dikenal dengan panggilan Mama Ciharashas, Cianjur. Mama Ciharashas merupakan ulama terkemuka yang banyak melahirkan tokoh ulama di Jawa Barat. Beliau wafat di Makkah saat menjalankan ibadah pada tahun 80-an. Selain berguru di ulama-ulama Jawa Barat, beliau juga pernah berguru ke salah satu ulama Makkah Said Alwi Al-Maliki sewaktu dirinya menunaikan ibadah haji bersama istrinya Hj. E. Kuraesin pada 1982, selama 6 Bulan. Sementara riwayat pendidikan formalnya, KH. Mahmud Mudrikah Hanafi hanya pernah mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat (SR).

2.2  Guru-guru Beliau
Guru-guru beliau saat menuntut ilmu, di antaranya:
1. Mama Ajengan KH. Mahmud Zamakhsari
2. Mama Ajengan KH. Tubagus Ahmad Bakri As-Sampuri Purwakarta (Mama Sempur)
3. KH. Ahmad Syuja’i
4. Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki

2.3  Mendirikan dan Mengasuh Pesantren
Pada tahun 1972 KH. Mahmud Mudrikah Hanafi mendirikan Pondok Pesantren yang kemudian diberi nama Siqoyaturrahmah yang beralamat di Jalan Selabintana Km 5 Selajambu Kabupaten Sukabumi. Pesantren ini berdiri di atas lahan kurang lebih 4000 m tanah wakaf dari para tokoh dan kyai setempat. Saat ini santri yang mukim tidak kurang dari 250 santri, dan sudah menghasilkan banyak alumni terkemuka yang tersebar di Sukabumi serta daerah lain dengan tidak meninggalkan jejak gurunya yaitu untuk tetap aktif dan berkhidmah di NU s

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+