Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Sahabat Salman Al-Farisi RA
✓ Terverifikasi Tim Riset

Sahabat Salman Al-Farisi RA

0655 – 0655 M · 11.894 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Salman Al-Farisi merupakan sahabat Nabi Muhammad SAW yang memiliki nama lengkap Mabah bin Budzkhasyan bin Mousilan bin Bahbudzan bin Fairuz bin Sahrk Al-Isfahani. Nama panggilannya adalah Abu Abdillah dengan gelar Salman Al-Khair.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar isi Biografi Salman Al-Farisi RA

1.         Riwayat Hidup
1.1       Lahir
1.2       Wafat

2.         Memeluk Islam

3.         Ikut Perang Khandaq

4.         Teladan
4.1       Zuhud

5.         Karier
5.1       Menjabat Sebagai Gubernur Kuffah

6.         Referensi

Salman Al-Farisi merupakan sahabat Nabi Muhammad SAW yang memiliki nama lengkap Mabah bin Budzkhasyan bin Mousilan bin Bahbudzan bin Fairuz bin Sahrk Al-Isfahani. Nama panggilannya adalah Abu Abdillah dengan gelar Salman Al-Khair.

Ia berasal dari Isfahan, Persia (Iran sekarang). Ia dikenal sebagai sosok yang memiliki ide-ide brilian, memiliki tubuh yang kuat. Sebelum mengenal agama Islam, Salman memeluk agama Nasrani. Mengenai penamaan al-farisi, kata al-farisi diambil dari Persia (dalam bahasa Arab, Faris), maka dari itu al-farisi diambil dari tempat di mana ia dilahirkan.

1.         Riwayat Hidup
1.1       Lahir

Salman Al-Farisi RA lahir di Jayyun pada tahun 568 Mlahir di Jayyun pada tahun 568 M

1.2       Wafat

Salman Al-Farisi RA wafat pada 35 H 655 M di Madinah. Beliau dimakamkan dimakamkan di Madinah.

2.         Memeluk Islam

Di Amurriyah melewati sekumpulan pedagang dari suku Kalb. Salman meminta mereka untuk membawanya ke jazirah Arab dengan membayarkan kambing-kambing dan sapi-sapi miliknya. Mereka pun setuju akan permintaan Salman, namun sesampainya di Wadil Qura, mereka malah menjual Salman kepada seorang Yahudi sebagai budak belian. Kemudian Salman dibawa ke Madinah. Pada suatu hari ketika Salman berada di atas pohon kurma, sementara tuannya duduk di bawah pohon tersebut datanglah anak paman sang tuan yang menceritakan tentang datangnya seorang dari Mekkah di Quba. Orang-orang mengira dia adalah Nabi, mendengar cerita tersebut hati Salman mulai merasakan gemetar dan tak karuan. Dia berusaha bertanya akan siapa yang datang dari Mekkah itu, namun justru membuat tuannya marah.

Meskipun begitu, Salman tetap berusaha mencari tahu siapa yang dikira Nabi tersebut. Berbekal ciri-ciri yang diberitahukan oleh sahabat-sahabatnya, kemudian Salman mendatangi Rasulullah SAW. Untuk yang pertama kali dan kedua kalinya, Salman mendatangi Nabi Muhammad SAW dengan membawa sedekah. Untuk kedatangan selanjutnya, ketika Nabi Muhammad SAW sedang mengiringi jenazah seorang sahabat di pekuburan Baqi. Kemudian Salman mengucapkan salam dan berusaha mencari cap kenabian dipunggung Nabi Muhammad. Salman pun bisa melihat cap kenabian tersebut, seketika dia telungkup di hadapan Rasulullah lalu mencium beliau dan menangis haru. Ketika dia bertemu dan berhasil mengetahui bahwa Muhammad merupakan Nabi dan Rasul Allah maka sejak saat itulah ia masuk Islam.

Ketika Salman sudah memeluk agama Islam, ia masih disibukkan dengan masalah perbudakan. Atas bantuan Nabi Muhammad pada akhirnya dia bisa lepas dari statusnya tersebut. Rasulullah meminta bantuan kepada para sahabatnya untuk memerdekakan Salman. Setelah itu Salman tak pernah luput dalam peperangan bersama Rasulullah serta peperangan di masa Khulaufaursyaidin.

3.   &nb

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+