Zainab binti Khuzaimah adalah istri Nabi Muhammad SAW yang dikenal dengan kesabaran, kedermawanan, dan sifat santunnya terhadap orang miskin sehingga di zaman Jahilliyah beliau dikenal dengan nama Ummul Masakin (Ibu orang-orang miskin.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar isi Biografi Sayyidah Zainab binti Khuzaimah
1. Riwayat Hidup
1.1 Lahir
1.2 Nasab
1.3 Wafat
3. Kisah-kisah
3.1 Pernikahan
4. Menikah dengan Rasulullah SAW
5. Teladan
5.1 Ummul Masakin
6. Referensi
Zainab binti Khuzaimah adalah istri Nabi Muhammad SAW yang dikenal dengan kesabaran, kedermawanan, dan sifat santunnya terhadap orang miskin sehingga di zaman Jahilliyah beliau dikenal dengan nama Ummul Masakin (Ibu orang-orang miskin.
1. Riwayat Hidup
1.1 Lahir
Tanggal lahirnya Zainab binti Khuzaimah tidak diketahui dengan pasti, namun ada riwayat yang rnenyebutkan bahwa dia lahir sebelum tahun ketiga belas kenabian.
1.2 Nasab
Zainab binti Khuzaimah bin Haris bin Abdillah bin Amru bin Abdi Manaf bin Hilal bin Amir bin Sha’shaah al-Hilaliyah. Ibunya bemama Hindun binti Auf bin Harits bin Hamathah.
1.3 Wafat
Zainab binti Khuzaimah wafat pada tahun 1 H. Zainab meninggal, ketika Rasulullah masih hidup. Dan Rasulullah sendiri yang menshalati jenazahnya. Zainablah yang pertama kali dimakamkan di Baqi.
2. Memeluk Islam
Zainab binti Khuzaimah termasuk kelompok orang yang pertama-tama masuk Islam dari kalangan wanita. Yang mendorongnya masuk Islam adalah akal dan pikirannya yang baik, menolak syirik dan penyembahan berhala dan selalu menjauhkan diri dari perbuatan jahiliah.
3. Kisah-kisah
3.1 Pernikahan
Para perawi berbeda pendapat tentang nama-nama suami pertama dan kedua sebelum dia menikah dengan Rasulullah. Sebagian perawi mengatakan bahwa suami pertama Zainab adalah Thufail bin Harits bin Abdil-Muththalib, yang kemudian menceraikannya. Dia menikah lagi dengan Ubaidah bin Harits, namun dia terbunuh pada Perang Badar atau Perang Uhud. Sebagian perawi mengatakan bahwa suami keduanya adalah Abdullah bin Jahsy. Sebenarnya masih banyak perawi yang mengemukakan pendapat yang berbeda-beda. Akan tetapi, dari berbagai pendapat itu, pendapat yang paling kuat adalah riwayat yang mengatakan bahwa suami pertamanya adalah Thufail bin Harits bin Abdil-Muththalib. Karena Zainab tidak dapat melahirkan (mandul), Thufail menceraikannya ketika mereka hijrah ke Madinah. Untuk mernuliakan Zainab, Ubaidah bin Harits (saudara laki-laki Thufail) menikahi Zainab. Sebagaimana kita ketahui, Ubaidah bin Harits adalah salah seorang prajurit penunggang kuda yang paling perkasa setelah Hamzah bin Abdul-Muththalib dan Ali bin Abi Thalib. Mereka bertiga ikut melawan orang-orang Quraisy dalam Perang Badar, dan akhirnya Ubaidah mati syahid dalam perang tersebut.
4. Menikah dengan Rasulullah SAW
Setelah Ubaidah wafat, tidak ada riwayat yang menjelaskan tentang kehidupannya hingga Rasulullah m
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

