Miqdad bin Al Aswad Miqdad bin Amr al Aswad termasuk dalam kelompok sahabat yang pertama memeluk Islam (orang yang ke 7 /tujuh yang pertama masuk Islam), sehingga beliau termasuk dalam kelompok as-saabiquunal awwaluun.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar isi
1. Riwayat Hidup
1.1 Lahir
1.2 Riwayat Keluarga
1.3 Wafat
4. Ikut Masa Perang
4.1 Bersama Nabi Muhammad
5. Teladan Beliau
5.1 Menolak Jabatan
5.2 Menyesal Meminum Susu milik Rasulullah
6. Referensi
1. Riwayat Hidup
1.1 Lahir
Nama lengkap Beliau adalah al-Miqdad bin Amru bin Sa’ad al-Kindi, al-Aswad. Sebelumnya Miqdad seorang pelarian dari Hadramaut karena terlibat kasus pembunuhan, kemudian lari ke Makkah dan diambil sebagai anak angkat oleh al-Aswad bin Abdu Yaghuts. Dari situlah kemudian beliau dipanggil dengan al-Miqdad bin al-Aswad (Miqdad, anaknya al-Aswad).
Tetapi setelah turunnya ayat mulia yang melarang merangkaikan nama anak dengan nama ayah angkatnya dan mengharuskan merangkaikannya dengan nama ayah kandungnya, maka namanya kembali dihubungkan dengan nama ayah beliau, yaitu Amr bin Sa'ad.
Panggilan sinonim lainnya beliau ialah: Abu Aswad, atau Abu Amru, atau Abu Ma’bad, atau juga Abu Sa’id.
Miqdad bin Aswad, memiliki postur tubuh jangkung, berkulit sawo matang. Rambut beliau lebat dan matanya lebar dihiasi dengan bulu mata yang lebat pula. Janggutnya dikuncir. Dalam satu riwayat, Al-Qosim bin Abdurrahman berkata, “Yang pertama kali menunggang kuda untuk berperang adalah Miqdad”. Bahkan, Rasulullah saw pun memujinya, “Tidak ada seorangpun diantara kita yang mengawali menunggang kuda pada perang Uhud, kecuali Miqdad”.
1. 2 Riwayat Keluarga
Beliau menikah seorang wanita dari buah pernikahan beliau dikaruniai beberapa anak di antara:
1. Abdullah bin Miqdad
2. Karimah binti Miqdad
1.3 Wafat
Miqdad wafat pada tahun 33 H di dekat Madinah dan dimakamkan di sana pula.
2. Memeluk Islam
Miqdad bin Amr al Aswad termasuk dalam kelompok sahabat yang pertama memeluk Islam (orang yang ke 7 /tujuh yang pertama masuk Islam), sehingga beliau termasuk dalam kelompok As-Saabiquunal Awwaluun. Beliau bukan termasuk golongan terkemuka atau kalangan elit sahabat, sehingga beliau mengalami berbagai penyiksaan dan sasaran kemarahan dari kaum Quraisy, karena pilihannya memeluk Islam. Tetapi semua penderitaan itu tidaklah menambah kecuali kemantapan imannya.
3. Kedudukan yang Mulia
Miqdad bin Aswad, termasuk Assaabiquunal Awwaluun (kelompok pertama sahabat yang masuk Islam) dan termasuk sahabat yang dijamin masuk syurga.
4 &nb
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

