Ubai bin Ka'b beliau adalah sahabat nabi sebagai pencatat wahyu nabi
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar isi
1. Riwayat Hidup
1.1 Latar Belakang
1.2 Riwayat Keluarga
1.3 Wafat
3. Ikut Masa Perang
3.1 Bersama Nabi Muhammad
4. Kisah-kisah
4.1 Namanya tercatat di langit
6. Referensi
1. Riwayat Hidup
1.1 Latar Belakang
Ubay bin Ka’b bin Qays al-Khazraji al-Anshari. Beliau memiliki dua kunyah. Rasulullah memberinya kunyah Abu al-Mundzir. Sedangkan Umar bin al-Khattab menyebutnya Abu aht-Thufail. Karena beliau memiliki seorang putra yang bernama ath-Thufail.
1. 2 Riwayat Keluarga
Ubai bin Ka'b menikah dengan Ummu al-Thufail binti Thufail bin ‘Amr. Ubay memiliki tiga orang anak bernama: Thufail, Muhammad dan Ummu ‘Amr.
1.3 Wafat
Ubay bin Ka’b wafat pada hari Jumat di Madinah pada tahun 30 H di masa pemerintahan Usman bin Affan.
2. Perjalanan Memeluk Islam
Beliau bersyahadat saat Baiat Aqobah kedua. Saat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba di Madinah, ia dipersaudarakan dengan Said bin Zaid. Salah seorang dari sepuluh orang sahabat utama, al-muabsyiruna bil jannah.
3 Ikut Masa Perang
3.1 Bersama Nabi Muhammad SAW
Beliau turut mengambil bagian dalam perang BadarPerang Badar, Perang Uhud, Perang Khandaq, dan peperangan lain sesudahnya.
4 Kisah-kisah
4.1 Namanya tercatat di langit
Pada suatu hari, Rasulullah SAW berkata kepadanya, “Hai Ubay bin Ka’b, aku dititahkan untuk menyampaikan Alquran padamu.” Ubay maklum bahwa Rasulullah SAW hanya menerima perintah-perintah itu dari wahyu.
Dengan harap-harap cemas beliau menanyakan kepada Rasulullah Saw, ”Wahai Rasulullah, ibu bapakku menjadi tebusan anda! Apakah kepada anda disebut namaku?”
Rasulullah SAW menjawab, “Benar! Namamu dan turunanmu di tingkat tertinggi.”
Seorang Muslim yang mencapai kedudukan seperti ini di hati Nabi SAW pastilah ia seorang Muslim yang mulia. Selama tahun-tahun persahabatan, yaitu ketika Ubay bin Ka’b RA selalu berdekatan dengan Nabi SAW, tak putus-putusnya beliau mereguk dari telaganya yang dalam itu airnya yang manis.
Imam al-Bukhari dalam kitab Sahihnya meriwayatkan sebuah hadis Rasulullah saw, “Pelajarilah al-Quran dari empat orang: Abdullah bin Mas’ud, Ubay bin Ka’ab, Mu’adz bin Jabal, dan Salim Maula Abi Hudzaifah.&rdqu
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

