Atha bin Abi Raba yang memiliki kunyah Abu Muhammad Al Makki lahir di sebuah desa di Negeri Yaman yang bernama Al Janad di masa kekhalifahan Utsman bin Affan.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar isi Biografi Atha bin Abi Rabah
1. Riwayat Hidup
1.1 Lahir
1.2 Wafat
2. Pendidikan
2.1 Masa Menuntut Ilmu
2.2 Guru
4. Kisah-kisah
4.1 Pemilik Fatwa di Masjid Haram
4.2 Haji Sebanyak 70 Kali
5. Untaian Kata Ulama Kepadanya
6. Chart Silsilah
6.1 Chart Silsilah Sanad
7. Referensi
1. Riwayat Hidup
1.1 Lahir
Atha bin Abi Raba yang memiliki kunyah Abu Muhammad Al Makki lahir di sebuah desa di Negeri Yaman yang bernama Al Janad di masa kekhalifahan Utsman bin Affan.
1.3 Wafat
Atha bin Abi Rabah wafat pada tahun 114 hijriyah.
2. Pendidikan
2.1 Masa Menuntut Ilmu
Atha’ bin Abi Rabah pada masa kecilnya adalah hamba sahaya milik seorang perempuan penduduk Mekkah. Akan tetapi, Allah ‘Azza wa Jalla memuliakan budak Habasyah ini, dengan meletakkan kedua kakinya semenjak kecil di jalan ilmu. Dia membagi waktunya menjadi tiga bagian: Satu bagian untuk majikan perempuannya, mengabdi kepadanya dengan sebaik-baik pengabdian dan memberikan hak-haknya dengan sempurna. Dan satu bagian dia jadikan untuk Tuhannya. Waktu ini dia gunakan untuk beribadah dengan sepenuh-penuhnya, sebaik-baiknya dan seikhlas-ikhlasnya kepada Allah ‘Azza wa Jalla. Dan satu bagian lagi dia jadikan untuk mencari ilmu. Dia banyak berguru kepada sahabat-sahabat Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam yang masih hidup, dan menyerap ilmu-ilmu mereka yang banyak dan murni.
Dia berguru kepada Abu Hurairah, ‘Abdullah bin Umar, ‘Abdullah bin Abbas, Abdullah bin Az-Zubair dan sahabat-sahabat mulia lainnya radliyallâhu ‘anhum, sehingga hatinya dipenuhi ilmu, fiqih dan riwayat dari Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam.
Ketika Majikan perempuannya melihat bahwa budaknya telah menjual jiwanya kepada Allah dan mewakafkan hidupnya untuk mencari ilmu, maka dia melepaskan haknya terhadap ‘Atha’, kemudian memerdekakannya sebagai bentuk taqarrub kepada Allah ‘Azza wa Jalla, Mudah-mudah Allah menjadikannya bermanfaat bagi Islam dan kaum muslimin.
Semenjak hari itu, Atha bin Abi Rabah menjadikan Baitul Haram sebagai tempat tinggalnya, sebagai rumahnya, tempat dia berteduh dan sebagai sekolahan yang dia belajar di dalamnya, sebagai tempat shalat yang dia bertaqarrub kepada Allah dengan penuh ketakwaan dan keta’atan. Hal ini membuat ahli sejarah berkata, “Masjid Haram menjadi tempat tinggal ‘Atha’ bin Abi Rabah kurang lebih dua puluh tahun.”
2.2 Guru
- Abdullah bin Umar,
- Abdullah bin Abbas,
- Abdullah bin Az-Zubair dan sahabat-sahabat mulia lainnya
3. Penerus
3.1 Murid
Di antara murid Atha bin Abi Rabah adalah sebagai berikut :
4. Kisah-kisah
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

