Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Syekh Ahmad Mutamakkin Kajen
✓ Terverifikasi Tim Riset

Syekh Ahmad Mutamakkin Kajen

1645 – 1740 M · 26.662 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Syekh Ahmad Mutamakkin dikenal juga dengan nama Mbah Cebolek, beliau adalah seorang faqih yang disegani karena berpandangan jauh dan luas.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar isi Biografi Syekh Ahmad Mutamakkin Kajen

1.         Riwayat Hidup
1.1       Lahir
1.2       Nasab
1.3       Wafat

2.         Pendidikan
2.1       Masa Menuntut Ilmu
2.2       Guru

3.         Penerus
3.1       Murid

4.         Kisah-kisah
4.1       Keterhubungan dengan Kajen
4.2       Perekat Jaringan Sejarah Ulama
4.3       Pengadilan Beliau

5.         Karya dan Jasa
5.1       Perkembangan Ekonomi Masyarakat Kajen

6.         Referensi

Syekh Ahmad Mutamakkin dikenal juga dengan nama Mbah Cebolek, beliau adalah seorang faqih yang disegani karena berpandangan jauh dan luas. Sebagai guru besar agama beliau berdakwah dari satu tempat ke tempat yang lain yang beliau anggap tepat sasaran. Melihat penduduk dibeberapa tempat yang berlainan bahasa dan adatnya, dalam memilih daerah-daerah di pantai utara Jawa Syekh Ahmad Mutamakkin membuat pertimbangan-pertimbangan terlebih dahulu.

1.         Riwayat Hidup
1.1       Lahir

Syekh Ahmad Mutamakkin Kajen diperkirakan lahir pada 1645 masehi di desa Cebolek, Tuban, Jawa Timur, yang saat ini menjadi desa Winong.

1.2       Nasab

Menurut KH Abdurrahman Wahid, Syeikh Ahmad Mutamakkin berasal dari Persia (Zabul) propinsi Khurasan Iran selatan. Akan tetapi, silsilah yang di percaya masyarakat setempat Ia adalah bangsawan Jawa. Sedangkan menurut catatan sejarah lokal Syeikh Ahmad Mutamakkin dari garis bapak adalah keturunan Raden Patah (Raja Demak) yang berasal dari Sultan Trenggono. Sedangkan, dari garis Ibu keturunan, Syekh Ahmad Mutamakkin dari Sayyid Ali Bejagung Tuban Jawa Timur. Sayyid ini memiliki putra namanya adalah Raden Tanu dan Raden Tanu memiliki seorang putri yang menjadi ibunda Syekh Ahmad Mutamakkin.

Diyakini bahwa Syeikh Ahmad Mutamakkin adalah keturunan Raja Muslim Jawa Jaka Tingkir, cicit Raja Majapahit terahir Brawijaya V. Ayah Syeikh Ahmad Mutamakkin adalah Sumahadiwijaya adalah Pangeran Benowo II Raden Sumahadinegara bin Pangeran Benawa I Raden Hadiningrat bin Jaka Tingkir atau Sultan Hadiwijaya bin ki Ageng Pengging bin Ratu Pambayun binti Prabu Brawijaya V Raja Majapahit terakhir. Ratu Pambayun adalah saudara perempuan Raden patah. Istri Jaka Tingkir adalah putri Sultan Trenggono bin Raden Patah Raja Demak.

Menurut sumber lain, Syeikh Ahmad Mutamakkin masih memiliki garis keturunan langsung dengan Nabi Muhammad SAW. Silsilah Syeikh Ahmad Mutamakkin menunjukkan pertemuannya dengan Nabi melalalui garis ayah:

  1. Syekh Ahmad Mutamakkin bin
  2. Sumahadinegara bin
  3. Sunan Benawa bin
  4. Abdurrahman Basyiyan bin
  5. Sayyid Umar Ibnu Sayyid Muhammad bin

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+