Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Anwar Nur
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Anwar Nur

lahir 1992 M · 26.650 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Anwar Nur, Lahir di Probolinggo (tidak diketahui tanggal dan tahun kelahirannya). Wafat Tahun 1992, Dimakamkan di Komplek Pesantren Annur Bululawang.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi Profil KH. Anwar Nur

  1. Kelahiran
  2. Wafat
  3. Keluarga
  4. Pendidikan
  5. Mendirikan Pondok Pesantren An-Nur Bululawang
  6. Mustasyar Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Malang
  7. Karomah
  8. Chart Silsilah
  9. Referensi

1. Kelahiran

KH. Anwar Nur merupakan sosok kiai yang lahir di Probolinggo (tidak diketahui tanggal dan tahun kelahirannya). Beliau adalah salah satu putra dari sepuluh bersaudara, dari kiai dari Probolinggo, yaitu KH. Nur.

Saudara KH. Anwar yang masih hidup tinggal seorang bernama KH. Thoyib pengasuh salah satu Ponpes di Probolinggo.

2. Wafat

Di akhir hayat beliau tidak ada waktu untuk tidak digunakan untuk dzikir dan membaca Al Qur’an. Lisan beliau tidak bernah berhenti untuk dua hal tersebut. Kiai Badruddin, salah seorang putra Kiai Anwar menceritakan, beliau kadang tidak tahu kapan waktu tidur Kiai Anwar.

Ibu Marwiyah mengatakan kepadanya, “Lihatlah abahmu, dalam keadaan tidur beliau masih berguman membaca surat Yasin.”

Akhirnya, pada tahun 1992, KH. Anwar Nur berpulang kehadirat Allah SWT. Jasad beliau dimakamkan di Komplek Pesantren An-Nur Bululawang.

3. Keluarga

KH. Anwar Nur melepaskan masa lanjangnya dengan menikahi seorang gadis Bululawang yang bernama Marwiyah. Dari pernikahannya, beliau dikaruniai empat orang putra dan tiga orang putri. Dari ketujuh putra itu, semuanya mendirikan Pondok Pesantren yang tersebar di Malang, Pasuruan dan Lumajang.

Pada mulanya pesantren ini hanya mendidik santri putra yang dipimpin langsung KH. Anwar Nur . Baru pada 1960 mendidik santri putri, setelah putri beliau kembali dari belajarnya di salah satu pesantren di Jombang.

4. Pendidikan

KH. Anwar Nur termasuk sosok yang tidak pernah mengenyam pendidikan formal. Seluruh waktu beliau digunakan untuk memperdalam ilmu agama Islam. Beliau tidak hanya berguru kepada seorang kiai dan satu pesantren saja. Tetapi berpindah-pindah dari satu pesantren ke pesantren lain, seperti :

  1. Pondok Pesantren Bladu Gending Probolinggo yang diasuh oleh paman beliau sendiri yaitu KH. Fathulloh Umar.
  2. Pondok Pesantren Sono Buduran Sidoarjo yang diasuh oleh KH. Zyarkasi.
  3. Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan.
  4. Mengaji pada KH. Abdul Aziz di Probolinggo
  5. Pondok Pesantren Siwalan Panji Sidoarjo yang diasuh oleh KH. Chozin dan KH. Hasyim.

5. Mendirikan Pondok Pesantren An-Nur Bululawang

KH. Anwar Nur mendirikan pesantren di Bululawang berkat petunjuk dari guru beliau ketika masih belajar di salah satu Pesantren. Berdasarkan petunjuk tersebut, kemudian beliau berjalan ke arah selatan, dan sampailah di Bululawang.

Satu hal yang selalu beliau pegang dari petunjuk guru beliau adalah mengajarkan ilmu agama kepada masyarakat dalam keadaan apa pun. Karena itu, seluruh waktu beliau digunakan untuk mengajarkan ilmu agama. Di sela-sela mengajar, beliau meracik dan menjual jamu tradisional ke desa-desa sekitar.

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+