Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Humaidi Syuhud, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Humaidi Syuhud, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang

3.081 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Humaidi Syuhud, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Wafat
1.3  Riwayat Keluarga

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1  Masa Menuntut Ilmu
2.2  Guru-Guru Beliau
2.3  Menjadi Pengasuh Pesantren

4.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.1  Karier Beliau

5.   Referensi

1.  Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1 Lahir
KH. Humaidi Syuhud  putra bungsu dari sembilan bersaudara pasangan KH. M Syuhud Zayyadi dan Nyai Masluha Muzakky

1.2 Riwayat Keluarga
Pada tahun 2012,  kembali ke Tanah Air untuk menikah dengan Ning Malikatun Nufus putri dari KH. Baidhawi Said dari Pondok Pesantren Bustanul Ulum, Bulugading, Jember. Saat ini, tahun 2023, beliau dianugerahi tiga orang putri.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan

Sebagaimana saudara-saudaranya yang lain, pendidikan keilmuan KH. Humaidi Syuhud muda belajar agama dasar di Madrasah Diniyah Annasyiatul Jadidah Al-Khoirot mulai dari kelas 1 sampai kelas 6. Saat itu, madrasah diniyah tingkat tsanawiyah dan tingkat Aliyah (Ma’had Aly) belum ada di Pondok pesantren Al-Khoirot sehingga setelah lulus kelas 6, kemudian meneruskan mondok di pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo, dengan sekolah formal mulai MTs, MA program khusus (PK) dan sempat kuliah di UNUJA (Universitas Nurul Jadid), dulu IAINJ, selama sekitar setahun.

Selain belajar di lembaga formal, beliau juga mengikuti kajian rutin keagamaan pada para masyayikh atau pengasuh Nurul Jadid yaitu:

  1.     KH. Hasan Abdul Wafi, pencipta lagu Shalawat Nahdliyah.
  2.     KH. Abdul Wahid Zaini, pendiri Rabithah Maahid Islamiyah (RMI)
  3.     KH. Zuhri Zaini

Setelah sempat melanjutkan studi S1 di UNUJA (Universitas Nurul Jadid) selama satu tahun,  kemudian melanjutkan kuliah di fakultas syariah di UIN SUKA Jogja (dulu IAIN Sunan Kalijaga) sampai selesai dan mendapat gelar Sarjana Hukum Islam (S.H.I),

Selepas lulus dari UIN Suka, KH. Humaidi Syuhud meneruskan studi khusus ilmu agama di Tanah Haram Makkah. Guru-gurunya selama menuntut ilmu agama di Makkah adalah:

  1.     Sayyid Ahmad bn Muhammad al-Maliki
  2.     Syaikh Muhammad bin Ismail
  3.     Syaikh Makki
  4.     Sayyid Hamid Alawi Alkaf.

2.2 Guru-Guru

  1.     KH. Hasan Abdul Wafi, pencipta lagu Shalawat Nahdliyah.
  2.     KH. Abdul Wahid Zaini, pendiri Rabithah Maahid Islamiyah (RMI)
  3.    

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+