18 Jul 2019 · 3.488 dibaca · Sejarah
Laduni.ID, Jakarta- Setelah wafatnya Khalifah Abbasiyah ke-18, Al-Muqtadir Billah, yang tragisnya dipenggal kepalanya, Al-Qahir Billah kemudian dibai’at sebagai Khalifah ke-19. Sayangnya, nasibnya pun berakhir tragis seperti pendahulunya.
Biasanya saya mengutip dari Imam Thabari dan Imam Suyuthi. Kali ini, saya hendak mengawali pembahasan kita dengan mengutip sebuah buku yang ditulis oleh Prof Dr Hamka yang berjudul Sejarah Umat Islam. Agar jangan ada yang menuduh saya mengada-ngada atau mengira saya sengaja menjelek-jelekkan kisah khilafah ini.
Baca Juga : Apakah Dosa Sesama Manusia Tidak Daoat Diampuni?
Buya Hamka menulis:
“Al-Qahir, sebagai gelarnya, yaitu gagah perkasa. Hebat dan disegani orang, lagi gampang menumpahkan darah. Sayang sekali, di samping keberaniannya, ada pula kekurangannya, yaitu loba kepada harta benda dan sangat keras siasatnya.”
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+