24 Jun 2020 Β· 6.421 dibaca · Sejarah
Laduni.ID, Jakarta - Ketika Indonesia diproklamirkan 17 Agustus 1945, dengan segala kondisi yang ada, belum memiliki lambang negara. Hal ini berlangsung hingga akhir Desember 1949, pasca Konfrensi Meja Bundar. Bung Karno akhirnya mengutus Sultan Hamid Al Qodri II sebagai Ketua perancangnya..
Tak ketinggalan pula beberapa tokoh Nasional antara lain Mr. Muhammad Yamin, Ki Hajar Dewantoro, M. A. Pellaupessy, Mr. Mohammad Natsir, dan R. M. Ngabehi Poerbatjaraka juga mengajukan rancangan tersebut. Namun, dari puluhan rancangan, akhirnya rancangan dari Sultan Hamid II lah yang disetujui.
Setidaknya ada dua versi menarik tentang inspirasi dari Lambang Garuda Pancasila. Versi Pertama, garuda merupakan burung mitos masyarakat Jawa era Majapahit yang menyatakan bahwa burung ini adalah kendaraan dari Raja Erlangga, Burung Garudhea
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+