08 Sep 2020 · 3.674 dibaca · Islam Nusantara
LADUNI.ID, Jakarta - Nusantara adalah tanda sebuah peradaban yang sangat besar. Pada peradaban itulah segala perkembangan kebudayaan tercatat. Begitupun dalam segi ilmu pengetahuan dan keagamaan yang berkembang, yang kemudian membentuk sebuah jaringan naskah intertekstualitas keilmuan yang begitu luas.
Baca juga: Kiai Bagus Sarodin Sudah Menulis Islam Nusantara Sejak Era 1820-an
Segala suku-bangsa pada masa ke-Nusantara-an benar-benar terakumulasi ke dalam sebuah wadah bernama bumi Nusantara. Peradaban Jawa, Sunda, Melayu, Batak, Bugis dan berbagai bangsa membentuk jaringan peradaban intertekstualitas yang kaya.
Hal ini tercatat dalam sebuah tulisan yang diunggah oleh Ahmad Baso tentang bagaimana jaringan intertekstualitas Islam ke-Nusantara-an terbentuk antara Jawa dan Bugis. Ya, kedua bangsa itu telah mencatatkan relasi yang amat kuat dalam segi intertekstualitas.
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+