27 Nov 2020 · 4.036 dibaca · Hikmah
LADUNI.ID, Jakarta - Alkisah, hidup seorang pecinta Rasulullah SAW, Abdullah bin Mubarok namanya. Nafas yang dihembuskannya tak pernah lepas dari menyebut nama sang kekasih, Nabi Muhammad Saw. Mulutnya selalu terbasahi oleh ucapan shalawat kepadanya.
Suatu saat, ia didatangi seseorang yang begitu membenci bacaan shalawat yang terus didengungkannya. Ia menenteng senjata tajam. Kala berhadap-hadapan dengan Abdullah, ia angkat senjatanya. Ia tarik lidah Abdullah, dan.... Crass! Lidah Abdullah tergelepar di atas tanah.
Abdullah merintih kesakitan. Sang pemotong lidah itu berlalu dengan bangga. Gembira karena tak bakal ada lagi lantunan shalawat yang mengganggunya.
Tetapi, pena malaikat tak diam. Ditulisnya peristiwa itu. Di waktu yang tak disangka-sangka kelak, laknat Allah dihujamkan padanya.
Seusai kejadian kejam itu, Abdullah yang
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+