Syekh Abdul Karim disebut sebagai salah satu di antara tiga kyai utama yang memegang peranan penting dalam pemberontakan rakyat Banten di Cilegon pada tahun 1888. Dua tokoh kunci lainnya adalah KH. Wasyid dan KH. Tubagus Ismail.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi:
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Pendidikan
2.2 Guru Beliau
3. Penerus
3.1 Murid-Murid
4. Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.1 Menjadi Mursyid Tarekat
4.2 Masa Penjajahan
4.3 Hijrah ke Tanah Suci
4.4 Mendirikan Cabang Tarekat
5. Chart Silsilah Sanad
6. Referensi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
Syekh Abdul Karim Banten diperkirakan lahir pada tahun 1830 M/1250 H, di Tanara, Serang, Banten. Tidak banyak diketahui tentang masa kecil dan pendidikannya kecuali hanya memang tinggal di Banten. beliau dikenal karena kemudian belajar ke Makkah. Sezaman dengan para sahabat yang ditemuinya, yaitu:
- Syekh Nawawi Al-Bantani,
- Syekhona Muhammad Kholil Bangkalan,
- Syekh Mahfudz At-Tarmasi, dan lain-lain.
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Pendidikan
Sejak muda Syekh Abdul Karim berguru kepada Syekh Ahmad Khatib Sambas. Pemimpin tarekat yang juga menguasai hampir semua cabang ilmu keislaman ini dilahirkan di Sambas, Kalimantan Barat, dan bermukim di Makkah sejak perempat kedua abad ke-19. Pengarang Fathul ‘Arifin ini (kitab pedoman praktis untuk para pengamal tarekat di Asia Tenggara) mengajar di Masjidil Haram sampai wafatnya pada 1875.
Ulama terkemuka ini punya banyak pengikut, sehingga ajaran Qadiriyah menyebar di berbagai daerah di Nusantara, seperti Bogor, Tangerang, Solok, Sambas, Bali, Madura, dan Banten. Kecuali di Madura, semua pengikut tersebut berada di bawah bimbingan Syekh Abdul Karim. Boleh dikatakan, Syekh Abdul Karim adalah murid Syekh Ahmad Khatib Sambas yang paling terkemuka. Tidak heran, jika beliau mendapat kepercayaan gurunya untuk menyebarkan ajaran Tarekat Qadiriyah.
2.2 Guru Beliau
Syekh Ahmad Khatib Sambas
3. Penerus
3. Murid-Murid
Di antara murid-muridnya yang terkemuka, yang mempunyai peranan penting dalam pemberontakan Banten, antara lain:
- Haji Sangadeli dari Kaloran,
- Haji Asnawi dari Bendung Lampuyang,
- Haji Abu Bakar dari Pontang,
- Haji Tubagus Ismail dari Gulacir,
- Haji Marjuki dari Tanara,
- KH. Ibrohim Brumbungan Demak,
- Syekh Muhammad Saad Mungka,
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

