04 Mar 2021 · 6.369 dibaca · Islam Nusantara
LADUNI.ID, Jakarta - Naskah lontar beraksara Bali ini berjudul Raden Patah koleksi Perpustakaan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, lempir 11a-b, yang menyatakan bahwa ketika terjadi geger dan huru-hara di Wilwatikta/Trowulan, orang-orang Majapahit sebagian mengungsi dan berlindung ke Demak, tepatnya ke "Krajan Islam", ikut Raden Patah, putra Brawijaya; sebagian lagi lari ke Blambangan, termasuk putra Raja Brawijaya lainnya, Lembu Peteng, hingga ke Bali bersama rombongan:
“Mangda [maka, terus] ngranjing [manjing] kawawengkon Demak, salanjurhipun ngranjing kawawengko Karajan Islam. Punika maka sami Pulo Jawa neda dok [w]awengka antuk Raden Patah, siwosan ring Blambangan, sinalih tunggil putrana Prabu Wilwatiktha sane...”.
Disebutkan j
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+