02 May 2021 · 3.238 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID Jakarta - Pada suatu saat di Pesantren Lirboyo ada santri yang mbeling. Dia selalu melanggar peraturan pondok dengan keluar tiap malam. Pada saat itu, jumlah santri Lirboyo sekitar 60-an. Kejadian ini akhirnya dilaporkan oleh pengurus kepada KH. Abdul Karim, pendiri dan pengasuh pesantren saat itu.
"Mbah, wonten konco santri ingkang nakal."
"Piye nakale?"
"Menawi dalu medal mbah."
"Gak wis tok kandani to?"
"Sampun kulo kandani panggah mawon."
"Terus karepmu piye?"
"Mbah, panjenengan dhawuhi nopo ndamel pengumuman santri mboten pareng medal. Keranten lare niku kulo tuturi mboten ngertos."
Baca Juga: Kisah Kiai Abdul Adzim Sidogiri Tetap Berjamaah Meski Sakit Parah
Akhirnya Mbah Kiai Abdul Karim membuat pengumuman. Beliau menulis sendiri di secarik
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+