18 Jun 2021 · 4.905 dibaca · Sosial Budaya
Laduni.ID Jakarta - Siapa yang tidak kenal Socrates, Filsuf Yunani terbesar, guru dari Plato. Wajahnya tak menarik. Tampilannya amat bersahaja, seorang zahid, asketis, jalan ke mana-mana tanpa alas kaki dan saban hari berkeliling menemui masyarakat untuk berdiskusi atau dialog. Ia tak pernah menghakimi, menggurui apalagi mengindoktrinasi. Ia membiarkan yang diajak dialog untuk berpikir saja. "Aku hanya ingin mengajaknya berpikir". Ucapannya yang terkenal : "Apa yang aku tahu adalah bahwa aku tidak tahu".
Baca Juga: Istri Shalihah dalam Pandangan KH Husein Muhammad (2)
Filsuf muslim Syamsuddin Syahrazuri menginformasikan:
إذا سئل أطرق حينا ثم يجيب بألفاظ مقنعة . كثير التوحد قليل الاكل والشرب شديد التعبد . يكثر ذكر الموت مجيد رياضة بدنه . خشن الملبس مهيبا.حسن المنطق . لا يوجد فيه خلل . مات بالسم . وله مائة سنة وبضع سنين. ( نزهة الارواح ص 131)
"Manakala
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+