24 Jun 2021 · 6.332 dibaca · Hikmah
Laduni.ID, Jakarta – Ada satu keluarga yang sangat miskin penghidupan sehari-harinya. Hingga pada suatu saat, mereka mempunyai hajatan/selamatan. Karena kecintaannya yang sangat luar biasa kepada Abah Guru Sekumpul, lalu akhirnya sang kepala keluarga/ayah pun memberanikan diri berjalan kaki menuju rumah kediaman Abah Guru Sekumpul.
Dia tidak bisa bertemu dengan Abah Guru saat itu, maka sang ayah hanya mengundang kepada Abah Guru Sekumpul lewat Khadam beliau saja. Maka pulanglah sang ayah dengan perasaan harap-harap cemas di dalam hatinya.
“Ya Allah, mudahan sidin (beliau) bisa datang ke hajatan/selamatan ulun (saya) malam kena (nanti). Aamiin.”
Maka tibalah saat selamatan atau hajatan itu dimulai. Beberapa kali sang Ayah keluar masuk rumah untuk melihat keadaan jalan yang gelap gulita itu. Para undangan
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+