27 Jul 2021 · 2.826 dibaca · Kolom
Laduni.ID, Jakarta - Para Sufi Jawa, para leluhur Jawa yang ahli 'mesu batin' (melatih batin) dulu pernah memberi wejangan Ketuhanan yang begitu 'sinengker':
"Munggaha langit sap pitu, amblêsa bumi sap pitu, Gusti nora bisa sira têmoni. Anane mung ing têlênging ati. Gumawang tanpa canthelan, ginulung sa-mrica jinumput, ginêlar ngêbaki jagat."
(Naiklah ke langit tingkat tujuh, masuklah ke bumi tingkat tujuh, Tuhan tidak bakal engkau temui. Keberadaan-Nya ada di pusat hati. Di sana memancar tanpa sandaran apapun, jika digulung hanya sebesar biji merica yang bisa dijumput, jika digelar akan memenuhi semesta)
Dan dengan bahasa kalimat yang lain namun senada, Guru saya dulu juga pernah memberikan wejangan yang begitu 'nancep nandhes' dalam ingatan dan
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+