Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Artikel Keagamaan

Hukum Meminjam Tanpa Izin: Konsekuensi Serta Perbedaan Ghasab dan Mencuri

29 Dec 2021 · 75.062 dibaca · Artikel Keagamaan

Laduni.ID, Jakarta - Bagaimana hukumnya mencuri tapi nanti dikembalikan tanpa sepengetahuan yang punya? Apakah dosa? semisal niatnya mau meminjam tapi tidak izin terlebih dahulu pada pemilik, karena jika si pemilik mengetahui khawatir tidak dikasih, lalu apakah tetap dihukumi dosa atau tidak?. Ini berarti tidak termasuk mencuri tapi masuk pada hukum ghasab. Adapun ghasab hukumnya dosa.

Ghasab artinya menguasai harta (hak) orang lain dengan tanpa izin (melampaui batas). Ghasab ini dilakukan secara terang-terangan, hanya saja tanpa sepengetahuan pemiliknya. Berbeda dengan pencurian yang memang dilakukan secara diam-diam. Ghasab juga tidak harus berbentuk pada barang yang konkret, hal yang abstrak seperti kemanfaatan juga masuk didalamnya. Mulai dari duduk didepan teras rumah orang lain tanpa izin sampai numpang bercermin di kaca spion motor milik orang lain.

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →