17 Jan 2022 · 23.519 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta – Pada hakikatnya manusia sebagai mahkluk theomorfis mempunyai sesuatu yang agung di dalam dirinya, yaitu akal – kehendak yang bebas (free will) dan kemampuan berbicara. Akal memungkinkan manusia membedakan mana baik dan buruk, antara kenyataan dan khayalan, serta dengan sendirinya membawa manusia kearah kesadaran tentang kesatuan Dzat (tauhid). Karena itu, kehendak membuatnya mampu memiliki pilihan antara yang benar dan yang salah.
Dalam Islam, manusia tidak dipandang sebagai makhluk yang berkehendak serba buruk memiliki akal, melainkan sebagai makhluk berakal yang mampu mendekatkan diri kepada tuhan, yang juga memiliki kehendak dan kemapuan berbicara. Kemampuan berbicara membuatnya mampu menyatakan hubungan antara dirinya dengan Tuhan.
Konsep manusia sebagai makhluk theomorfis sisi lain, adal
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+