28 Jan 2022 · 11.269 dibaca · Hikmah
Laduni.ID, Jakarta – Al-kisah, Nabi Musa AS bermunajat kepada Tuhan. Sang Maha suci bertanya, “Hai Musa, terlalu banyak ibadahmu, mana ibadah untuk-Ku? Musa terkejut, sebab selama ini ibadah yang ia lakukan untuk Tuhan-nya, lalu kenapa Dia pertanyakan itu?
Tuhan berkata, “semuanya untuk kamu, mana untuk-Ku? Musa bingung dan berkata: “Tunjukkan hambamu yang lemah ini, jika itu saya lakukan itu untuk-ku bukan untuk-Mu? Tuhan berkata: “Berkhidmatlah kepada hamba-hamba-Ku. Itulah ibadah untukku bukan untukmu.
Kisah ini memantik nalar berpikir kita, untuk merenungkan alur dialog Nabi Musa AS dengan Tuhan-Nya. Jika dipikirkan baik-baik, memang ibadah kita selama ini hanya untuk kita saja.
Bila melakukan shal
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+