Nama beliau adalah Ahmad bin Al-Husain bin Ali bin Musa bin Al-Khazraujirdi Al-Khurasani Al-Baihaqi.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi Profil Imam al-Baihaqi
- Kelahiran
- Wafat
- Pendidikan
- Guru-Guru
- Murid
- Teladan
- Pujian Para Ulama Kepada Imam al-Baihaqi
- Karya-Karya
- Chart Silsilah Sanad
- Referensi
1. Kelahiran
Ahmad bin Al-Husain bin Ali bin Musa bin Al-Khazraujirdi Al-Khurasani Al-Baihaqi atau yang kerap disapa dengan panggilan Imam al-Baihaqi lahir pada bulan Sya’ban tahun 384 Hijriah.
2. Wafat
Adz-Dzahabi mengatakan, “Setelah orang-orang mendengarkan pemaparan ilmunya yang terakhir, ia kemudian sakit dan akhirnya meninggal dunia pada tanggal 10 Jumadal Ula tahun 458 Hijriah. Ia dimandikan, dikafankan, dan dimasukkan ke dalam peti untuk dipindah ke Baihaq, suatu tempat yang jauhnya dari Naisabur dua hari perjalanan unta. Ia hidup selama 74 tahun.”
3. Pendidikan
Ibnu As-Subki menceritakan proses pencarian ilmu yang ia lakukan sebagai berikut, “Al-Baihaqi melakukan haji. Lalu ia menuju Baghdad. Di sana, ia berguru kepada Hilal Al-Haffar, Abu Al-Husain bin Busyran, dan segolongan ulama lain. Selain belajar kepada ulama-ulama di Baghdad, ia juga belajar kepada ulama-ulama yang ada di Mekkah, seperti Abu Abdillah bin Nazhif, dan ulama-ulama lain yang ada di Irak, Hijaz, dan Al-Jibal.
Jika dihitung, guru-gurunya lebih dari seratus orang. Hal ini tidak seperti yang dialami oleh At-Tirmidzi, An-Nasa’I, dan Ibnu Majah. Khusus dalam bidang ilmu fiqh, ia berguru kepada Nashir Al-Umairi. Ia menyusun karya-karyanya setelah menjadi ulama yang paling ‘alim di zamannya, paling cerdas, paling cepat paham, paling baik akalnya. Kitab-kitab karyanya mencapai 1000 juz. Belum ada seorang pun yang bisa menandinginya dalam menyusun karya-karya seperti yang telah dicapainya tersebut.”
4. Guru-Guru
- Abu Abdillah al-Hakim
- Abu al-Hasan Muhammad bin al-Husein al-‘Alawi
- Abu al-Fath Nashir bin Muhammad al-‘Umri
- Hilal bin Muhammad bin Ja’far al-Huffar
- Abu al-Husein bin Basyran
- ‘Ali bin Ya’qub al-Iyadi
- Al-Hasan bin Ahmad bin Farras
- Abu Abdillah bin Nadzif
- Al Mas'udi
- Janah bin Nadzir al-Qadhi
- Abu Bakar bi Furak
- Abu Ali At-Thabari
- Abu Abdirrahman as-Sulma
- Abu Sa’ad al-Malini
- Abu Ali ar-Rudzbari
- Abu Thahir bin Muhmisy
- Abu Bakar al-Hairi
- Abdullah bin Yusuf al-Ashbahani
- Abu Sa’id ash-Shairafi
- Muhammad bin Ya’qub al-Faqih
- Abu Nashr asy-Syairazi
- Al-Hasan bin Ali al-Mu’mali
- ‘Ali bin Ahmad bin ‘Abdan
- Abu Thayyib ash-Shu’luki
- Yahya bin Ibrahim al-Muzakki
- Hamzah al-Mahlabi
5. Murid-Murid
- Adz-Dzahabi mengatakan, “Murid-muridnya adalah
- Syaikh Al-Islam Abu Ismail Al-Anshari, Ismail bin Ahmad (anaknya)
- Abu Al-Hasan Ubaidillah bin Muhammad bin Ahmad (cucunya)
- Abu Zakariya Yahya bin Mandah Al-Hafizh
- Abu Al-Ma’ali Muhammad bin Ismail Al-Farisi
- Abdul Jabbar bin Muhammad Al-Khaw
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

