Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Imam asy-Syirazi
✓ Terverifikasi Tim Riset

Imam asy-Syirazi

lahir 0981 M · 31.581 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Beliau adalah Al-Imam, Al-Qudwah, Al-Mujtahid, Syaikhul Islam, Abu Ishaq Ibrahim bin ‘Ali bin Yusuf Al-Fairuzabadi Asy-Syirazi Asy-Syafi’i.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi Profil Imam asy-Syirazi

  1. Kelahiran
  2. Wafat
  3. Pendidikan
  4. Murid-Murid
  5. Pujian Para Ulama Kepada Dirinya
  6. Menentang Kemungkaran
  7. Masuk Surga Dalam Mimpinya
  8. Karya-Karya
  9. Chart Silsilah Sanad
  10. Referensi

1. Kelahiran

Abu Ishaq Ibrahim bin ‘Ali bin Yusuf Al-Fairuzabadi Asy-Syirazi Asy-Syafi’i atau yang kerap disapa dengan panggilan Syaikh Abu Ishaq  atau Imam asy-Syirazi lahir tahun 370 H. Terkait tanggal lahir beliau, ada yang menyebutkan tahun 373 H, dan ada yang menyebutkan tahun 393 H, di Fairuzabad (Firuzabad), sebuah tempat yang terletak di sebelah selatan kota Syiraz, Iran.

2. Wafat

Syaikh Abu Ishaq Asy-Syirazi wafat di Baghdad pada malam Ahad, atau hari Ahad, tanggal 21 Jumadal Ula, atau ada yang menyebutkan Jumadal Akhir, tahun 476 H. Abul Wafa’ Ibnu ‘Aqil Al-Hanbali dan beberapa orang turut serta memandikan jenazahnya, dan shalat jenazah atas beliau terbagi menjadi dua gelombang; gelombang pertama diimami oleh Amirul Mu’minin Al-Muqtadi bi Amrillah, sedangkan gelombang kedua diimami oleh salah seorang sahabat Abu Ishaq yaitu Abu ‘Abdillah Ath-Thabari. Jenazah Syaikh Abu Ishaq dimakamkan di pemakaman Bab Abraz dan ribuan orang melayat jenazah beliau

Al-Imam Adz-Dzahabi menceritakan, “Para sahabat dan murid-murid Abu Ishaq duduk berta’ziyah di madrasah An-Nizhamiyyah. Tatkala ta’ziyah sudah selesai, Mu’ayyid Al-Mulk bin Nizham Al-Mulk menetapkan Abu Sa’d Al-Mutawalli sebagai pengajar (menggantikan Abu Ishaq Asy-Syirazi). Ketika berita ini sampai kepada Nizham Al-Mulk, ia menulis surat yang mengingkari tindakan tersebut, seraya berkata : Yang wajib sekarang adalah menon-aktifkan madrasah selama setahun karena sebab wafatnya Asy-Syaikh, dan mencela siapa saja yang berniat menguasai posisi beliau. Di kemudian hari, Nizham Al-Mulk memerintahkan Al-Imam Abu Nashr ‘Abdus Sayyid bin Ash-Shabbagh untuk mengajar disana (menggantikan posisi Syaikh Abu Ishaq).”

Al-Imam Adz-Dzahabi berkata, “Syaikh Abu Ishaq telah wafat, beliau tidak meninggalkan sepeser pun dirham, bahkan tidak memiliki dirham. Demikianlah beliau, seorang yang zuhud, tidak menikah –menurut informasi yang aku ketahui-, dan niatnya yang tulus kepada ilmu membuat tulisan-tulisannya tersebar luas di dunia, seperti Al-Muhadzdzab, At-Tanbih, Al-Luma’ fi Ushul Al-Fiqh, Syarh Al-Luma’, Al-Ma’unah fi Al-Jadal, Al-Mulakhkhash fi Ushul Al-Fiqh, dan selainnya.”

Diantara kata-kata mutiara warisan Syaikh Abu Ishaq adalah :

“Ilmu yang tiada manfaat bagi pemiliknya adalah seseorang yang menjadi ahli ilmu namun ia tidak mengamalkan ilmunya.”

“Orang bodoh mengikuti ahli ilmu. Apabila ada ahli ilmu yang tiada beramal, lantas apa yang bisa diharapkan si bodoh darinya? Maka demi Allah, demi Allah wahai anak-anakku, kita berlindung kepada Allah dari ilmu yang menjadi hujjah atas diri kita.”

3. Pendidikan

Sebagaimana tradisi ilmu dari para ulama, sirah Syaikh Abu Ishaq juga tak luput dari perjalanannya menuntut ilmu. Beliau mendengar hadits dari para huffazh antara lain Abu Bakr Al-Barqani, Abu ‘Ali bin Syadzan, Abu ‘Abdillah Ash-Shuri, Abul Faraj Muhammad bin ‘Ubaidillah Asy-Syirazi dan selain mereka.

Abu Ishaq muda memulai rihlah menuntut ilmu menuju kota Syiraz dan bertafaqquh fiddin (mendalami agama dengan bermulazamah sec

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+