Asma binti Abu Bakar adalah seorang sahabat wanita yang terkemuka. Beliau memeluk Islam dari sejak dini.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar isi Biografi Asma binti Abu Bakar RA
1. Riwayat Hidup
1.1 Lahir
1.2 Wafat
2. Kisah-kisah
2.1 Memeluk Islam
2.2 Julukan
2.3 Kehidupan Asma binti Abu Bakar
3. Teladan
3.1 Seorang yang Dermawan
6. Referensi
Asma binti Abu Bakar adalah seorang sahabat wanita yang terkemuka. Beliau memeluk Islam dari sejak dini.
1. Riwayat Hidup
1.1 Lahir
Asma binti Abu Bakar merupakan putri dari khalifah Abu Bakar ash-Shiddiq lahir pada 27 tahun sebelum hijrah.
1.2 Wafat
Asma binti Abu Bakar wafat pada tahun 73 Hijriyah.
2. Kisah-kisah
2.1 Memeluk Islam
Asma binti Abu Bakar merupakan salah satu wanita di kota Mekkah yang pertama masuk Islam setelah 17 sahabat mengucap dua kalimat syahadat, kemudian beliau pun ikut berbaiat kepada Rasulullah SAW.
Pasca memeluk Islam, Asma binti Abu Bakar sama halnya dengan para sahabat-sahabat yang lainnya mengalami cobaan. Dalam peristiwa hijrah beliau menahankan berbagai penderitaan dengan penuh kesabaran.
2.2 Julukan
Asma binti Abu Bakar dijuluki dengan julukan “Dzaatin Nithaqain” (Wanita yang memiliki dua sabuk). Beliau sempat ikut Perang Yarmuk dan mendapat cobaan. Asma adalah wanita yang fasih berbahasa dan pandai melantunkan syair. Beliaulah ibu dari Abdullah bin Zubair dia pulalah muhajirin yang terakhir meninggal dunia.
2.3 Kehidupan Asma binti Abu Bakar
Asma’ binti Abu Bakar setelah memeluk Islam beliau ikut rombongan Zaid RA dan beberapa pegawai Rasulullah SAW hijrah ke Madinah. Pada zaman itu banyak terjadi kesulitan, kesusahan, kemiskinan, dan kelaparan. Tetapi pada zaman itu juga muncul kehebatan dan keberanian yang tiada bandingannya. Dalam sebuah riwayat dari Bukhari diceritakan bahwa Asma’ RA sendiri pernah menceritakan tentang keadaan hidupnya,
“Ketika aku menikah dengan Zubair RA, beliau tidak memiliki harta sedikit pun, tidak memiliki tanah, tidak memiliki pembantu untuk membantu pekerjaan, dan juga tidak memiliki sesuatu apa pun. Hanya ada satu unta milikku yang biasa digunakan untuk membawa air, juga seekor kuda. Dengan unta tersebut, kami dapat membawa rumput dan lain-lainnya. Akulah yang menumbuk kurma untuk makanan hewan-hewan tersebut. Aku sendirilah yang mengisi tempat air sampai penuh. Apabila embernya peceh, aku sendirilah yang memperbaikinya. Pekerjaan merawat kuda, seperti mencarikan rumput dan memberinya makan, juga aku sendiri yang melakukannya. Semua pekerjaa
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

