Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Ummu Haram binti Malhan
✓ Terverifikasi Tim Riset

Ummu Haram binti Malhan

0648 – 0648 M · 4.720 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Nama lengkapnya adalah Ummu Haram binti Malhan bin Khalid bin Zaid bin Haram bin Jundub bin Amir bin Ghannam bin Adi bin Nazar al-Anshariyah an-Najjariyyah al-Madaniyyah

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi Biografi Ummu Haram binti Malhan

1.    Riwayat Hidup
1.1  Lahir
1.2  Wafat

2.    Kisah-kisah
2.1  Memeluk Islam
2.2  Kedekatan Keluarga Ummu Haram dan Rasulullah SAW

2.3  Syahid di Perang Sirpus

3.    Chart Silsilah Sanad

4.    Referensi

Nama lengkapnya adalah Ummu Haram binti Malhan bin Khalid bin Zaid bin Haram bin Jundub bin Amir bin Ghannam bin Adi bin Nazar al-Anshariyah an-Najjariyyah al-Madaniyyah. Beliau seorang sahabat wanita yang selalu ikut berangkat bersama pejuang muslim dan sempat mengikuti beberapa kali pertempuran. Beliau sempat ikut dalam penaklukan Siprus bersama suaminya tetapi beliau terjatuh dari tunggangannya sehingga beliau mati syahid di tempat itu.

1. Riwayat Hidup

1.1 Lahir

Ummu Haram bin Malhan lahir di Madinah, Arab Saudi, namun tidak diketahui secara pasti tanggal, bulan, dan tahun kelahirannya karena minimnya sumber informasi.

1.2 Wafat

Ummu Haram wafat pada saat mengikuti penaklukan Siprus tahun 27 hijriyah. Beliau dimakamkan di Siprus.

2. Kisah-kisah

2.1 Memeluk Islam

Ummu Haram termasuk wanita yang terhormat, beliau adalah termasuk wanita pertama dalam masuk Islam dan berbai’at langsung kepada Nabi Muhammad SAW. Beliau dikenal sebagai perawi hadis karena kedekatan beliau dengan Rasulullah SAW. Ummu Haram juga meriwayatkan hadis dari keponakannya, Anas bin Malik.

2.2 Kedekatan Keluarga Ummu Haram dan Rasulullah SAW

Suatu hari, Rasulullah SAW memuliakan beliau dan pernah mengunjungi beliau di rumahnya dan istirahat sejenak di rumahnya. Beliau dan Ummu Sulaim adalah bibi Rasulullah Shallallâhu alaihi wa sallam baik apabila dihubungkan dengan sepersusuan ataupun dikaitkan dengan nasab, sehingga menjadi halal menyendiri keduanya.

Anas bin Malik berkata; “Rasulullah shallallâhu alaihi wa sallam masuk ke rumah kami, yang mana tidak ada yang didalam melainkan saya, ibuku (Ummu Sulaim) dan bibiku Ummu Haram. Beliau bersabda: “Berdirilah kalian, aku akan shalat bersama kalian”. Maka beliau shalat bersama kami pada saat bukan waktu shalat wajib.

Kunjungan Rasulullah SAW ke rumah Ummu Haram adalah di atas adalah salah satu bukti bahwa keluarga Ummu Haram termasuk keluarga yang dimulyakan Rasulullah SAW.

2.3 Syahid di Perang Siprus

Ummu Haram berangan-angan untuk dapat menyertai peperangan bersama mujahidin yang menaiki kapal untuk menyebarkan dakwah dan membebaskan manusia dari peribadatan kepada sesama hamba menuju peribadatan kepada Allah SWT. Akhirnya Allah mengabulkan angan-angannya dan mewujudkan cita-citanya. Ketika dinikahi oleh sahabat agung yang bernama Ubadah bin Shamit, mereka keluar untuk berjihad bersama dan Ummu Haram mendapatkan syahid disana dalam perang Qubrus (Siprus).

Anas berkata: “Adalah Rasulullah Shallallâhu alaihi wa sallam apabila pergi ke Quba’ beliau mampir kerumah Ummu Haram binti Malhan, kemudian Ummu Haram menyediakan makanan bagi beliau. Adapun suami Ummu Haram adalah Ubadah bin Shamit. Pada suatu hari Rasululllah shallallâhu alaihi wa sallam mampir kerumah beliau, Ummu Harampun menyediakan untuk beliau, makanan kemudian Rasulullah Shallallâhu alaihi wa sallam menyandarkan kepalanya

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+