Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Ummu Sulaim binti Malhan
✓ Terverifikasi Tim Riset

Ummu Sulaim binti Malhan

4.999 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Nama lengkapkapnya adalah Rumaisha Ummu Sulaim binti Malhan bin Khalid bin Zaid bin Haram bin Jundub bin Amir bin Ghanam bin Adi bin Naja al-Anshaiyah al-Khazrajiyah.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi Biografi Ummu Sulaim binti Malhan

1.    Riwayat Hidup
1.1  Lahir
1.2  Wafat

2.    Kisah-kisah
2.1  Memeluk Islam
2.2  Pernikahan Kedua
2.3  Seorang Istri yang Menunaikan Hak-hak Suaminya
2.4  Cerita Anas Tentang Abu Thalhah
2.5  Ujian Keluarga Ummu Sulaim
2.6  Melahirkan Abdullah

3.    Keistimewaan
3.1  Turunnya Ayat Al-Qur'an Tentang Keluarga Ummu Sulaim

4.    Chart Silsilah Sanad

5.    Referensi

Nama lengkapkapnya adalah Rumaisha Ummu Sulaim binti Malhan bin Khalid bin Zaid bin Haram bin Jundub bin Amir bin Ghanam bin Adi bin Naja al-Anshaiyah al-Khazrajiyah.

1 Riwayat Hidup

1.1 Lahir

Tidak diketahui secara pasti kapan dan tahun kelahirannya Ummu Sulaim binti Malhan karena minimnya sumber informasi.

1.2 Wafat

Tidak diketahui secara pasti tanggal, bulan, tahun kematiannya Ummu Sulaim binti Malhan karena minimnya sumber informasi.

2. Kisah-kisah

2.1 Memeluk Islam

Ketika nur nubuwwah mulai terbit dan dakwah tauhid mulai muncul sehingga menyebabkan orang-orang yang berakal sehat dan memiliki fitrah lurus untuk bersegera masuk islam, tak terkecuali bagi Ummu Sulaim binti Malhan. Beliau adalah salah satu golongan pertama yang memeluk Islam dari golongan Anshar.

Ummu Sulaim binti Malhan yakin dengan keputusan memeluk Islam adalah sebuah kebenaran yang harus ditegakkan, oleh karenanya beliau tidak memperdulikan segala kemungkinan yang akan menimpanya di dalam masyarakat jahiliyah penyembah berhala yang beliau buang tanpa ragu. Dengan begitu orang yang pertama harus beliau hadapi adalah suaminya Malik bin Dinar.

Ketika itu suaminya baru saja pulang dari bepergian dan melihat istrinya sudah memeluk Islam. Malik berkata dengan kemarahannya yang begitu memuncak, “Apakah engkau murtad dari agamamu?”

Maka dengan penuh keyakinan dan dengan tegar Ummu Sulaim menjawab , “Tidak, bahkan aku telah beriman,” “Demi Allah, orang seperti anda tidak pantas untuk ditolak, hanya saja engkau adalah orang kafir sedangkan aku adalah seorang muslimah sehingga tidak halal untuk menikah denganmu. Jika kamu mau masuk Islam, maka itulah mahar bagiku dan kau tidak meminta yang selain dari itu.” (Lihat an-Nasa’i VI/144).

2.2 Pernikahan Kedua

Setelah Malik bin Nadhr wafat dibunuh oleh musuhnya, Ummu Sulaim kemudian berjanji bahwa dirinya tidak akan menikah sebelum anaknya Anas bin Malik tumbuh dewasa. Kematian suami pertamanya membuat Ummu Sulaim dikenal dengan mahar pernikahan yang mulia dan terbaik, sebab mahar nikahnya adalah Islam. Selain itu beliau juga dikenal dengan wanita yang baik dan memiliki akhlak yang baik.

Berdasarkan kebaikan dan akhlak mulia Ummu Sulaim, rasa takjub dan cinta mulai tumbuh di hati seorang Abu Thalhah. Beliau berniat untuk menikahi Ummu Sulaim dan sudah menyiapkan mahar berupa harta yang banyak. Dan pada saat itu Abu Thalhah belum masuk Islam.

Kemudian Abu Thalhah menghadap Ummu Sulaim dan mengutaran keinginannya menikah dengan beliau, namun siapa sangka bahwa Ummu Sulaim justru menolak Abu Thalhah dan menawarkan kepadanya apabila ingin menikah maka terlebih dahulu

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+