Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Sahabat Hassan bin Tsabit Al-Anshary
✓ Terverifikasi Tim Riset

Sahabat Hassan bin Tsabit Al-Anshary

0674 – 0674 M · 10.238 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Nama lengkapnya adalah Abu Walid Hassan bin Tsabit Al-Anshary. Beliau merupakan sahabat Nabi Muhammad SAW yang piawai dalam berpuisi karena beliau berasal dari kaum yang memiliki cita rasa puisi yang bagus.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi Biografi Sahabat Hassan bin Tsabit Al-Anshary

1.    Riwayat Hidup
1.1  Lahir
1.2  Wafat

2.    Kisah-kisah
2.1  Hidup Pada Dua Masa
2.2  Penyair Ulung yang Senantiasa Membela Islam
2.3  Berjihad dengan Syair
2.4  Syair-syair Hassan bin Stabit

3.    Chart Silsilah Sanad

4.    Referensi

Nama lengkapnya adalah Abu Walid Hassan bin Tsabit Al-Anshary. Beliau merupakan sahabat Nabi Muhammad SAW yang piawai dalam berpuisi karena beliau berasal dari kaum yang memiliki cita rasa puisi yang bagus.

1. RIwayat Hidup

1.1 Lahir

Hassan bin Tsabit Al-Anshary lahir di Madinah sebelum tahun gajah.

1.2 Wafat

Imam Ibn Ishaq berkata : “Hassan bin Tsabit wafat di kota  Madinah tahun 54 Hijriyah pada usia 120 tahun. 60 tahun beliau hidup pada masa jahiliyah dan 60 tahun pada masa Islam.

2. Kisah-kisah

2.2 Hidup Pada Dua Masa

Hassan bin Tsabit Al-Anshary adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang berumur Panjang. Beliau hidup pada dua masa, setengah umurnya beliau habiskan pada masa jahiliyah dan setengahnya lagi beliau jalani bersama Islam, seperti yang dikatakan oleh Imam ibn Ishaq, “Hassan bin Tsabit berusia 120 tahun. 60 tahun beliau hidup pada masa jahiliyah dan 60 tahun pada masa Islam.”

2.2 Penyair Ulung yang Senantiasa Membela Islam

Sebelum memeluk Islam, Hassan bin Tsabit Al-Anshary adalah penyair yang gigih dan lantang dengan syair-syairnya menjelekkan Islam, namun setelah beliau memeluk Islam senantiasa membela Islam dan Rasulullah SAW dari kecaman para kaum musrikin dan kafirin, terutama para penyair pada masa itu.

Beliau memiliki gelar julukan antara lain: Abu Abdurrahman, Abul Walid dan Abul Hussam (bapaknya pedang terhunus) lantaran beliau siaga membela Rasulullah SAW dengan segala apapun kemampuaan yang beliau miliki, terutama lisannya. Beliau berjihad dengan bersyair melawan para kaum kafirin dan musyrikin, khususnya para penyair yang kontras dengan Islam.

Beliau pernah bertanya kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam: Ya Rasulullah, apakah aku boleh membela diri engkau dengan syair-syairku? Rasulullah menjawab: Seseorang yang dibolehkan membela Nabinya dengan pedang, maka ia boleh juga membela Nabinya dengan syair-syairnya."

Imam al-Qusthullaniy dalam kitab Mawahibul Laduniyah menyebutkan doa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam kepada seorang sahabat bernama Sayyidina Hassan Bin Stabit Radhiyallahu Anhu:

اللهم أيده بروح القدس

Artinya: Ya Allah, berikan kekuatan kepadanya dengan ruh quds (malaikat Jibril)."

Disebutkan bahwa malaikat Jibril membantu sayyiduna Hassan Bin Stabit dengan mendatangkan 70 bait syair. Belum diketahui secara pasti apakah 70 bait syair tersebut malaikat Jibril langsung memberikannya kepada sayyiduna Hasan berbentuk catatan atau sekedar ditalqinkan saja.

Terlepas perbedaan pendapat bagaimana teksnis yang dilakukan oleh malaikat Jibril Alaihis salam, riwayat ini benar-benar menunjukan hal yang sangat spektakuler di zamannya. Belum pernah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam mendoakan seorang sahabat dengan doa sedahsyat ini, sampai meminta kepada Allah Taala agar malaikat Jibril ikut serta membelanya.

2.3 Berjihad Dengan Syair

Suatu ket

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+