Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Aqil Siroj Kempek
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Aqil Siroj Kempek

1920 – 2014 M · 6.620 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Aqil Siroj merupakan sosok kiai yang karismatik dari Kempek Cirebon, beliau menghabiskan waktunya untuk berkhidmat untuk ilmu dengan mengasuh pesantren dan melayani masyarakat dengan kapabilitasnya sebagai seorang tokoh agama

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Riwayat Keluarga
1.3  Nasab
1.4  Wafat

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Pendidikan
2.2  Guru-Guru
2.3  Mendirikan Pesantren

3.    Kisah Teladan
4.    Referensi

 

1.  Riwayat Hidup

1.1 Lahir
KH. Aqil Siroj merupakan sosok kiai yang karismatik dari Kempek Cirebon, beliau menghabiskan waktunya untuk berkhidmat melayani masyarakat dengan kapabilitasnya sebagai seorang tokoh agama, beliau tak segan membuka pintu rumahnya selebar-lebarnya demi untuk melayani masyarakat tanpa memandang status sosial, baik dari kalangan santri, petani, pedagang hingga para pejabat tanpa sungkan datang untuk mengharapkan barokah dan nasehatnya.

KH. Aqil Siroj lahir di Desa Gedongan saat Indonesia masih menjadi jajahan Belanda, sekitar tahun 1920, beliau merupakan putera ke-3 pasangan KH. Siroj putra KH. Muhammad Said, Pendiri Pondok Pesantren Gedongan, Cirebon dan Nyai Fatimah.

1.2 Riwayat Keluarga
KH. Aqil Siroj menikah dengan Nyai Hj. Afifah Harun (1930-2008 M) yang merupakan putri dari guru beliau sendiri yakni KH. Harun Abdul Jalil (Pendiri Pondok Pesantren Kempek) dan Nyai Hj. Umi Laila binti KH. Hasan, Sukun Sari, Plered.

Dari pernikahan ini, beliau dikaruniai 11 (Sebelas) orang putra dan putri. Namun dari 11 putra dan putri beliau, 6 diantaranya wafat sebelum beliau, sehingga tersisa 5 putra, diantaranya:

  1. KH. Ja’far Shodiq Aqil Siroj (Ny. Hj. Daimah Nashir)
  2. Prof. DR. KH. Said Aqil Siroj, MA (Ny. Hj. Nur Hayati Abdul Qodir)
  3. KH. Moh. Musthofa Aqil Siroj (Ny. Hj. Shobihah Maimoen Zubair)
  4. KH. Ahsin Syifa Aqil Siroj (Ny. Hj. Iin Muhsinah Abdul Halim)
  5. KH. Ni’amillah Aqil Siroj, M. Pd.I (Ny. Hj. Titim Fatimah)

Adik beliau, KH. Amin Siroj (Sesepuh Pesantren Gedongan) pernah melantunkan sebuah untaian syair yang menggunakan bahar rojaz untuk dipersembahhkan kepada kakandanya, KH. Aqil Siroj. Berikut adalah syairnya:

يا ربنا لشيـخنا المرحـــوم # خمسة اولاد سوى المكتوم

هم جعفرالصادق ذوالدوام # ثم سعــيد سـاعـــد الانــــام

ومصطفى محــمد الكــلام # احســـن لهم بنـعم الختــــام

Tuhanku, guruku, KH Aqiel Siroj, yang mulia memiliki lima putra selain yang sudah meninggal.
Kelima putra itu yang pertama bernama Ja’far As-Shodiq yang memiliki istri bernama Daimah. Kemudian Sa’id sebagai manusia yang bahagia.

Putra yang ketiga adalah Musthofa yang dipuji ucapannya. Dan yang keempat Ahsin, kemudian Ni’amillah sebagai putra yang terakhir.

Kiai Aqiel Siroj tidak hanya mengajari santri-santrinya, tetapi beliau juga mengajari adik-adiknya termasuk Kiai Amin Siroj. Seperti halnya Kiai Ahmad Afifi Ali pernah mengajari adik kandungnya yaitu Kiai Mahrus Ali. Ini merupakan tradisi pondok pesantren, khususnya di Gedongan. Selain itu, Kiai Amin Siroj pernah mesantren di pesantren Kempek dan Kiai Aqil Siroj menjadi menantu kiai di sana. Sehingga beliau menganggap Kiai Aqiel Siroj sebagai gurunya.

Sebenarnya, Almarhum Kiai Aqiel Siroj memiliki putra sebelas, namun yang hidup sampai dewasa cuma lima. Buya KH Ja’f

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+