Kyai Nur Iman Mlangi lahir sekitar awal abad 18 atau diperkirakan tahun 1708. Beliau adalah putra Prabu Amangkurat IV atau RM. Suryo Putro dari istri yang bernama Bendara Raden Ayu Ratna Susilawati. Beliau terlahir dengan nama RM. Sandeyo yang kemudian bergelar KGP Angabehi Kertosuro.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi Biografi Kyai Nur Iman Mlangi, Yogyakarta
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Riwayat Keluarga
1.3 Nasab
1.4 Wafat
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Guru-Guru
3. Penerus
3.1 Murid-Murid
4. Perjalanan Hidup dan Dakwah
5. Karya-karya
6. Tradisi Peninggalan
7. Referensi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
Kyai Nur Iman Mlangi lahir sekitar awal abad 18 atau diperkirakan tahun 1708. Beliau adalah putra Prabu Amangkurat IV atau RM. Suryo Putro dari istri yang bernama Bendara Raden Ayu Ratna Susilawati. Beliau terlahir dengan nama RM.Sandeyo yang kemudian bergelar KGP Anggabehi Kertosuro.
1.2 Riwayat Keluarga
Dari pernikahannya Kyai Nur Mlangi dikaruniai putra dan putri sebanyak tujuh belas orang, yaitu: RM. Mursodo, RM. Nawawi, RM Syafangatun, RM. Taptojani (Kyai Kedu), RA. Cholifah istri dari Kyai Mansyur, RM. Muhammad, RA. Nurfakih atau Murfakiyyah, RA. Muso (Kyai Sragen), RM Chasan Bisri atau Muhsin Besari, RA. Mursilah Ngabdul Karim, RM Muhammad Soleh, RM Salim atau Kyai Sahid, RM. Jaelani, RM. Abutohir, RA. Mas Tumenggung, RA. Nurjamin, RM. Masyur Muchyidinirofingi (Kyai Guru Loning).
1.3 Nasab
Kyai Nur Iman Mlangi masih keturunan dari Prabu Brawijaya V dengan urutan silsilah sebagai berikut:
1. Prabu Brawijaya V
2. Bondan Kejawan atau Ki Ageng Tarub III
3. Ki Ageng Getas Pandawa
4. Ki Ageng Sela
5. Ki Ageng Henis
6. Kyai Ageng Pemanahan
7. Panembahan Senopati
8. Prabu Hanyokrowati
9. Prabu Sultan Agung Hanyokrokusumo
10. Prabu Amangkurat I
11. Prabu Amangkurat II atau Pangeran Puger
12. Prabu Amangkurat IV ( Amangkurat Jawa ) RM. Suryo Putro
13. Kyai Nur Iman Mlangi atau RM. Sandeyo atau KGP Angabehi Kertosuro
1.4 Wafat
Kyai Nur Iman Mlangi wafat pada 4 Juni 1744, beliau dimakamkan di Komplek Masjid Pathok Negara An-Nur Mlangi, Yogyakarta.
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Guru
1. Kyai Abdullah Muhsin
3. Penerus
3.1 Murid-Murid
1. Sanusi
2. Tanmisani
3. Hadiwongso
4. Kyai Abdul Karim (salah satu dari tiga orang pendiri Pondok Pesantren Lirboyo Kediri)
4. Perjalanan Hidup dan Dakwah
Salah satu putra Pangeran Puger adalah RM. Suryo Putro. Dikisahkan beliau meninggalkan Kraton Mataram menuju ke arah timur/brang wetan, tepatnya sampai di Pondok Pesantren Gedangan Surabaya yang pada saat itu diasuh oleh Kyai Abdullah Muhsin. Hal ini dikarenakan adanya perebutan tahta dan perselisihan antar saudara di kalangan istana yang merupakan ulah adu domba Belanda. RM. Suryo Putro kemudian menjadi santri disana dengan berganti nama M. Ihsan.
Pada suatu saat tepatnya dalam kegiatan rutin selapanan (35 hari sekali) yang diadakan di pesantren tersebut, diadakan pengajian yang tanpa disangka dihadiri ole
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

