Drs. KH. Cholil Dahlan merupakan anak pertama dari pasangan KH. Dahlan Cholil dan Nyai Hj. Zubaidah/Sholihah (istri kedua). Yai Cholil bertempat tinggal di Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso PeteronganJombang. Yai Cholil merupakan ketua umum majelis pimpinan Darul Ulum masa periode sekarang (2016-2025).
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Riwayat Keluarga
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
2.2 Guru-Guru Beliau
2.3 Menjadi Pengasuh Pesantren
3. Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1 Karier Beliau
4. Referensi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
Drs. KH. Cholil Dahlan merupakan anak pertama dari pasangan KH. Dahlan Cholil dan Nyai Hj. Zubaidah/Sholihah (istri kedua), lahir di Jombang, 6 Maret 1953. Beliau bertempat tinggal di Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso PeteronganJombang. Drs. KH. Cholil Dahlan merupakan ketua umum majelis pimpinan Darul Ulum masa periode sekarang (2016-2025).
1.2 Riwayat Keluarga
Pada masa dewasa, Drs. KH. Cholil Dahlan menikah dengan Nyai Ainatus Sya‘diyah dan dikaruniai Empat anak yaitu:
- Dian Ruhus Zuhdiyati
- Wulan Ruhunnatiqo Hiriyati
- Titian Rukhiyatillah R,
- Meutia Ruluhi Tsania.
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
Masa kecilnya dihabiskan dengan belajar ilmu agama di pondok pesantren. Mulai tingkat madrasah ibtidaiyah, hingga madrasah aliyah. Setelah lulus aliyah 1969, Drs. KH. Cholil Dahlan keluar Jombang untuk menempuh pendidikan S1 di IAIN Sunan Ampel Surabaya Fakultas Adab. Beliau kuliah selama hampir lima tahun sampai 1975.
Semasa kuliah, beliau juga bergabung di beberapa organisasi. ”Menurut saya, bergabung dalam organisasi sangat penting, selain bisa mempererat tali persaudaraan, juga bermanfaat ketika kita pulang ke rumah atau ketika kita terjun di masyarakat,” ujar beliau.
Setelah lulus IAIN, Drs. KH. Cholil Dahlan memilih pulang kampung untuk mengikuti beberapa kursus pendek baik Bahasa Arab, Inggris maupun kajian kitab. Selama masa itu pula, beliau sering mengikuti kegiatan ngaji di beberapa daerah.
Misalnya di Pondok Tretek Pare Kediri, lalu ngaji kitab Riyadus Solihin oleh KH. Ali Maksum di Pondok Krapyak Jogjakarta maupun ngaji Kitab Hikam oleh Kiai Utsman di Pondok Pesantren Darul Ubudiyah Raudlatul Muta’alimin di Surabaya Utara. Dia merasa bangga kala bisa bertemu dengan banyak kiai sepuh.
2.2 Guru-Guru Beliau
- KH. Ali Maksum di Pondok Krapyak Jogjakarta
- Kiai Utsman di Pondok Pesantren Darul Ubudiyah Raudlatul Muta’alimin di Surabaya
2.3 Menjadi Pengasuh Pondok Pesantren
Sejak remaja Drs. KH. Cholil Dahlan melanjutkan studinya di IAIN Sunan Ampel Surabaya mulai 1970 hingga 1975. Dalam proses perkuliahan beliau sering pulang dan pergi dari Jombang ke Surabaya setiap harinya karena saat itu beliau sudah diamanahi untuk mengajar para
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

