KH. Hamidurrohman adalah salah satu Dewan Pengasuh Ponpes Al-Khoirot. Beliau adalah putra ketujuh dari pasangan KH. M. Syuhud Zayyadi dan Ny. Hj. Masluha Muzakki.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Wafat
1.3 Riwayat Keluarga
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
2.2 Guru-Guru Beliau
2.3 Menjadi Pengasuh Pesantren
4. Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.1 Karier Beliau
5. Referensi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
KH. Hamidurrohman adalah salah satu Dewan Pengasuh Ponpes Al-Khoirot. Beliau adalah putra ketujuh dari pasangan KH. M. Syuhud Zayyadi dan Ny. Hj. Masluha Muzakki.
1.2 Riwayat Keluarga
Pada tahun 2008, KH. Hamidurrohman kembali ke Tanah Air dan menikah dengan Ning Lutfiyah Karim, keponakan Kyai Idris Lirboyo dan dianugerahi dua putera puteri.
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
Sejak usia dini beliau mendapatkan pendidikan dasar ilmu agama di rumah. Dimulai dengan belajar membaca abjad Arab secara mengeja yang dibimbing oleh ustadz Pondok pesantren Al-Khoirot.
Kemudian dilanjutkan dengan membaca Juz Amma oleh ibu beliau (Ny. Hj. Masluha Muzakki) dan membaca Al-Baqarah sampai selesai oleh ayah beliau (KH. M. Syuhud Zayyadi). Sedangkan pendidikan dasar ilmu agama seperti gramatika bahasa Arab, ilmu fiqih, Al-Qur'an dan hadis dipelajari di Madrasah Diniyah Al-Khoirot.
Setelah selesai pendidikan dasar agama di Madrasah Diniyah Al-Khoirot, KH. Hamidurrohman muda kemudian melanjutkan pendidikannya ke Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. Di sana beliau masuk madrasah diniyah tingkat tsanawiyah sampai tingkat aliyah.
Di pondok pesantren Lirboyo, di samping belajar ilmu agama di Madrasah Diniyah, beliau juga mengaji kitab kuning berbagai bidang studi pada para kyai pengasuh Lirboyo yaitu:
- Kiyai Idris Marzuki
- Kiyai Anwar Manshur
- Kiyai Abdullah Kafabihi.
Setelah tamat Madrasah Diniyah tingkat Aliyah di Lirboyo, pada tahun 2004beliau melanjutkan pengambaraan ilmu agama Islam ke Makkah Al-Mukarromah dan mengaji ilmu syariah secara khusus pada sejumlah ulama besar Ahlussunnah Wal Jamaah (non-Wahabi) yaitu
- Sayid Muhammad bin Alawi Al-Maliki dan putranya yakni Sayyid Ahmad bin Muhammad Al-Maliki
- Syaikh Ismail Al-Yamani dan putranya yakni Syaikh Muhammad bin Ismail Al-Yamani
- Sayid Hamid Al-Kaf
- Habib Umar Al-Jailani
- Syaikh Thoriq
- Assyaikh Makky Abulkhoir
2.2 Guru-Guru Beliau
- KH. M. Syuhud Zayyadi
- Ny. Hj. Masluha Muzakki.
- Kiyai Idris Marzuki
- Kiyai Anwar Manshur
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

