KH. Abdullah Kafabihi Mahrus atau yang kerap disapa dengan panggilan Kiyai Kafa Lirboyo, lahir di Kediri tanggal 2 September 1960. Beliau merupakan putra ke 12 dari 14 bersaudara dari pasangan KH. Mahrus Aly dan Ny. Hj Zainab.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Riwayat Keluarga
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Berkelana Menuntut Ilmu
2.2 Guru-guru
2.3 Menjadi Pengasuh Pesantren
3. Penerus
4. Karier
4.1. Menjadi ketua MUI Kota Kediri (2009-sekarang)
4.2. Menjadi Rektor IAIT Kediri
5. Peranan di Nahdlatul Ulama (NU)
6. Referensi
7. Chart Silsilah Sanad
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
KH. Abdullah Kafabihi Mahrus atau yang kerap disapa dengan panggilan Kyai Kafa Lirboyo, lahir di Kediri tanggal 2 September 1960. Beliau merupakan putra ke-12 dari 14 bersaudara dari pasangan KH. Mahrus Aly dan Ny. Hj. Zainab. Beliau juga merupakan cucu dari pendiri Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri yaitu KH. Abdul Karim.
Beliau sekarang bertempat tinggal di rumah yang ada di Pondok Unit HMC tepatnya di Jl. KH. Abdul Karim RT. 01 RW. 01 Desa Lirboyo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Secara geografis, ditinjau dari arah sebelah timur P3HMQ, terletak 100 Meter dari pondok induk Lirboyo dan jika dari arah sebelah barat Balai Desa Lirboyo, juga 100 M. Sebelum rumah tersebut dihuni oleh beliau dan keluarga, rumah tersebut sudah ditempati oleh kakak kandungnya yang bernama KH. Imam Yahya Mahrus.
1.2 Riwayat Keluarga
Pada tanggal 30 September 1985, KH. Abdullah Kafabihi Mahrus menikah dengan Nyai. Hj. Azzah Nur Laila, adek dari KH. Husein Muhammad yang berasal dari Cirebon. Dalam pernikahan tersebut, beliau dikaruniai dua belas anak putra-putri.
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Berkelana Menuntut Ilmu
Semasa kecil, KH. Abdullah Kafabihi Mahrus memulai pendidikannya dengan belajar ilmu agama kepada ayahnya KH. Mahrus Aly. Setelah selesai belajar dengan ayahnya, beliau melanjutkan pendidikannya dengan belajar di Pondok Pesantren Lirboyo tepatnya di Madrasah Hidayatul Mubtadien. Setelah tamat, beliau memperdalam ilmunya di Pondok Pesantren Al-Fadllu Kaliwungu, Kendal yang diasuh oleh KH. Dimyathi Ro’is.
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

