Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Syekh Abdullah Musthafa Nasution, Pengasuh Pesantren Musthafawiyah
✓ Terverifikasi Tim Riset

Syekh Abdullah Musthafa Nasution, Pengasuh Pesantren Musthafawiyah

lahir 1920 M · 5.866 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Syaikh Abdullah Musthafa adalah anak ke tiga dari 9 bersaudara, beliau lahir pada tanggal 3 Juli 1920 M di Purba Baru.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Wafat
1.3  Riwayat Keluarga

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Mengembara Menuntut Ilmu
2.2  Guru

4.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.1  Mengasuh Pesantren
4.2  Karier

5.    Referensi

1.  Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1 Lahir
Syekh Abdullah Musthafa merupakan anak ketiga dari sembilan bersaudara dalam keluarga Syekh Musthafa Husein. Beliau dilahirkan pada tanggal 3 Juli 1920 di Purba Baru. Sejak kecil, beliau dibesarkan dalam lingkungan yang kental dengan nilai-nilai keagamaan, yang kemudian membentuk karakter dan dedikasinya dalam mengabdi di bidang pendidikan Islam.

Kehidupan dan pengabdian Syekh Abdullah Musthafa tidak hanya meneruskan warisan keluarga, tetapi juga memperkuat posisi dan pengaruh pesantren Musthafawiyah dalam kancah pendidikan Islam di Indonesia.

1.2 Wafat
Pada era 1990-an, Syekh Abdullah Musthafa mulai merasakan gangguan kesehatan, terutama penyakit jantung. Meskipun demikian, beliau tetap melanjutkan aktivitasnya sebagai Mudir dengan tekun. Dalam tugasnya, beliau mendapat dukungan dari putranya, Musthafa Bakrie Nasution, yang kemudian meneruskan peran ayahnya sebagai Mudir Musthafawiyah sejak tahun 2003.

Pada tahun 1995, di tengah upayanya melawan penyakit, Syekh Abdullah Musthafa wafat saat berada di Padang, Sumatera Barat. Jenazah beliau kemudian dibawa kembali ke Purba Baru dan dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga Musthafawiyah, berdampingan dengan kedua orang tuanya. Hingga saat ini, makam tersebut berada di kompleks Musthafawiyah Purba Baru, menjadi tempat penghormatan dan kenangan atas jasa dan dedikasi beliau.

1.3 Riwayat Keluarga
Syekh Abdullah Musthafa dikaruniai sepuluh orang anak, terdiri dari lima laki-laki dan lima perempuan. Sebagian besar anak-anaknya menetap di Purba Baru, melanjutkan warisan keluarga dan berperan dalam kehidupan masyarakat setempat. Satu pengecualian adalah H. Musthafa Bakri Nasution, yang saat ini menjabat sebagai Mudir Musthafawiyah Purba Baru, membawa nama besar keluarganya ke generasi berikutnya dengan dedikasi yang sama seperti ayahandanya.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan

2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
Semasa kecil beliau sudah dididik dengan muatan agama di dalam keluarga. Ketika berusia 8 tahun dia sekolah di Holland Indish School setingakat Sekolah dasar, setelah selesai di jenjang Sekolah Dasar beliau dimasukkan di Madrasah Musthafawiyah Purba Baru. Walaupun Abdullah Musthafa kecil belajar dan berpendidikan agama dan selesai tahun 1940 namun dalam kehidupan beliau lebih berorientasi kepada usaha dan perekonomian.

2.2 Guru
Syaikh Musthafa Husein

4. Perjalanan Hidup dan Dakwah
Selama masa jabatannya, Syekh Abdullah Musthafa tidak menutup hubungan dengan dunia luar, terutama dengan pemerintah. Berbagai pejabat sering mengunjungi Pondok Pesantren Musthafawiyah, bukan karena kepentingan tertentu, melainkan untuk bersilaturahmi dan melihat secara langsung kehidupan serta perkembangan santri di Purba Baru. Hubungan harmonis ini menunjukk

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+