Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Abu Dzarrin, Seorang Santri Menjadi Pengasuh Pesantren Sidogiri
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Abu Dzarrin, Seorang Santri Menjadi Pengasuh Pesantren Sidogiri

wafat 1850 M · 3.241 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Biografi KH. Abu Dzarrin, Seorang Santri Menjadi Pengasuh Pesantren Sidogiri

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi Biografi KH. Abu Dzarrin:

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Riwayat Keluarga
1.3  Wafat
2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Pendidikan
2.2  Guru Beliau
3.    Penerus Beliau
3.1  Murid-Murid Beliau
4.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.1  Menjadi Anak Angkat KH. Mahalli
4.2  Melihat Surga di Kamar KH. Mahalli
4.3  Akan Dijadikan Menantu KH. Mahalli
4.4  Membantu KH. Mahalli Melawan Jin
4.5  Diperintah Mencari Batu Mustika
4.6  Menjadi Pengasuh Pesantren
4.7  Pendiri Pesantren Tugu
5.    Karya Beliau
6.    Pejuang Melawan Belanda
7.    Karomah Beliau
8.    Referensi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1  Lahir
Tidak ada yang mengetahui dengan jelas kapan beliau lahir. Akan tetapi masa hidup beliau diperkirakan terbentang antara akhir abad ke-18 sampai awal abad ke-19 Masehi. Perkiraan ini mengacu pada haul beliau yang ke-163 di penghujung tahun 2008 M atau 1429 H.

Kyai Abu Dzarrin adalah putra tunggal Sayyid Hashinuddin bin Sayyid Ya’kub. Ayah beliau masih terhitung sebagai piutnya Sayyid Abu Bakar Ba-Syaiban, Tarim, Hadramaut. Persisnya, Kyai Abu Dzarrin bin Sayyid Hashinuddin bin Sayyid Ya’qub bin Sayyid Abdul Qahhar bin Sayyid Abdul Wahab bin Sayyid Abu Bakar Basyaiban Hadramaut.

Beliau dilahirkan di salah satu daerah di kota Magelang. Kota yang sekarang tumbuh menjadi salah satu ikon seni-kultur di Jawa Tengah. Di masa lalu, kota ini adalah salah satu daerah yang dikuasai oleh Kerajaan Mataram pada kurun abad 15 sampai 17 Masehi.

Dari nasab ini, Kyai Abu Dzarrin masih mempunyai hubungan darah dengan Sayyid Sulaiman, pembabat Sidogiri, karena Sayid Sulaiman juga termasuk keturunan dari Ba-Syaiban, dengan perincian sebagai berikut: Sayid Sulaiman bin Sayid Abdurrahman bin Sayid Umar bin Sayid Muhammad bin Sayid Abdul Wahhab bin Sayid Abu Bakar Ba-Syaiban.

Jadi, nasab Kyai Abu Dzarrin dan Sayyid Sulaiman bertemu di Sayyid Abdul Wahhab bin Sayid Abu Bakar Ba-Syaiban.

Ba-Syaiban adalah salah satu waliyullâh yang disegani di Tarim, Hadramaut. Daerah di selatan Arab ini, terkenal dengan kota segudang ulama dan wali.

1.2 Riwayat Keluarga
Kyai Abu Dzarrin Menikah dengan Nyai Ashilah. Nyai Ashilah merupakan salah satu keturunan Sayyid Sulaiman. Mbah Suryo, ayah Nyai Ashilah, adalah putra Sayyid Amir Hasan bin Sayyid Iskandar (Mbah Bungkul Surabaya) bin Sayyid Ali Akbar bin Sayyid Sulaiman Mojoagung Jombang pendiri Pondok Pesantren Sidogiri.

1.3 Wafat
Beliau meninggalkan dunia yang fana ini ketika bersujud di hadapan Sang Pencipta tatkala melaksanakan salat Fajar (Subuh).

Diperkirakan beliau wafat pada tanggal 16 Syawal 1266 H. Perkiraan ini berlandaskan haul beliau yang rutin digelar pada tanggal 16 Syawal. Sedangkan dalam peringat

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+