Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Khozin Yahya, Pengasuh Pesantren Raudlatul Ulum Malang
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Khozin Yahya, Pengasuh Pesantren Raudlatul Ulum Malang

1939 – 2000 M · 4.785 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Khozin Yahya adalah putra pertama pasangan KH. Yahya Syabrowi dan Nyai Hj. Mamnunah Bukhari. Beliau pula yang menjadi pengasuh kedua di PP Raudlatul Ulum 1 Ganjaran Gondanglegi Malang

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Riwayat Keluarga
1.3  Wafat

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Pendidikan
2.2  Guru-Guru

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1  Menjadi Pengasuh Pesantren

4.    Referensi

1. Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1 Lahir
KH. Khozin Yahya lahir pada malam Kamis, 16 Jumadil Akhir 1358 H atau 02 Agustus1939 M di Ganjaran, Gondanglegi, Malang, (di rumah KH. Bukhari yang saat ini ditempati oleh KH. Mujtaba Bukhari). Beliau merupakan putra pertama dari pasangan KH. Yahya Syabrowi dan Nyai Hj. Mamnunah Bukhari. KH. Yahya Syabrowi memberi nama ‘Khozin’sebagai bentuk tafa'ulan (mengharap kebaikan) kepada guru beliau KH. Khozin, pengasuh Pesantren Siwalan Panji Buduran Sidoarjo.

1.2 Riwayat Keluarga
Nyai Hj. Maftuhah adalah kerabat KH. Yahya Syabrowi. Kakek Nyai Hj. Maftuhah, KH. Syihabuddin, adalah saudara sepupu KH. Yahya Syabrawi. Pada awalnya Nyai Maftuhah menjadi santri di Ganjaran, kemudian dibiayai oleh KH. Yahya Syabrowi untuk melanjutkan pendidikan di Pesantren Darul Ulum Jombang sejak tahun 1965 M.

Namun pada tahun 1968, tiba-tiba Nyai Maftuhah dijemput oleh ibunya, Nyai Qomariyah, dan diberitahu bahwa beliau telah dilamar oleh KH. Khozin Yahya dan akan segera menikah. Dari pernikahan ini beliau dikaruniai 5 orang putra, yakni Kyai Abdul Hamid, Kyai Nasihuddin, Nyai Habibah, Kyai Ma'ruf, dan Kyai Ghazali.

1.3 Wafat
Pada malam Senin, lewat tengah malam, tanggal 27 Ramadhan 1420 H atau 2 Januari 2000 M, KH. Khozin Yahya wafat setelah mengalami beberapa penyakit komplikasi. Beliau dimakamkan di area selatan Masjid Ganjaran, berdekatan dengan makam Ayahandanya KH. Yahya Syabrowi dan Kakeknya KH. Bukhari.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan

2.1 Pendidikan
Kyai Khozin Yahya semasa kecil tumbuh sebagaimana anak kecil pada umumnya. Namun kisah dari orang-orang yang mengenal beliau sejak kecil, termasuk Ibu Nyai Sepuh Mamnunah, menilai bahwa Kyai Khozin Yahya adalah sosok pendiam, sabar, dan tidak bertingkah laku yang macam-macam.

Karakter semacam itulah yang terus melekat dalam diri beliau hingga dewasa dan menjadi pengasuh pesantren. Semasa remaja, beliau dititipkan oleh KH. Yahya Syabrowi di Pondok Pesantren Darul Ulum Peterongan Jombang, di bawah asuhan KH. Ramli Tamim, Mursyid Thariqoh Naqsyabandiyah terkenal masa itu.

Di pesantren ini beliau 'nyantri' bersama paman-paman beliau antara lain KH. Ismail Bukhari, KH. Qasim Bukhari, KH. Mujtaba Bukhari, juga adik ipar beliau, KH. Mursyid Alifi. Saat menjadi santri di Peterongan ini beliau memiliki beberapa sahabat yang kemudian kelak menjadi tokoh besar, di antaranya adalah KH. Wahid Zaini, Pengasuh Kedua Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton Probolinggo.

Setelah tamat dari Darul Ulum Jombang, beliau bertabaruk menjadi santri di Lasem, Rembang. di Pesantren ini beliau secara khusus mengaji bacaan Al-Qur’an kepada KH.

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+